Pesan Habib Rizieq untuk Panji Pragiwaksono: Silahkan Kritik Pemerintah tapi Jangan Menista Agama
Jakarta (SI Online) – Habib Rizieq Syihab menyayangkan isi komedi ‘Mens Rea’ dari komika Pandji Pragiwaksono yang menginggung soal agama.
Meski demikian, Habib Rizieq mendukung isi komedi yang melakukan kritik kepada pejabat. Menurutnya, kritik terhadap penguasa merupakan hal yang sah dan tidak seharusnya berujung pada proses hukum.
“Kalau kritik kepada pejabat, saya setuju. Kritiknya bagus, lanjutkan. Saya juga tidak setuju kalau gara-gara kritik dia harus ditangkap atau diproses hukum,” kata Habib Rizieq dikutip Suara Islam, Rabu (14/1) melalui video yang beredar.
Namun, ia menilai terdapat bagian materi komedi yang dinilai memprihatinkan karena menyinggung salat dan kriteria pemimpin dalam Islam. Habib Rizieq menegaskan bahwa mensyaratkan pemimpin yang menjalankan salat merupakan ajaran Islam dan tidak pantas dijadikan bahan olok-olok.
“Kalau umat Islam mensyaratkan pemimpin itu harus salat, itu ajaran Islam. Pemimpin yang tidak salat itu haram, sepintar apa pun dan setinggi apa pun gelarnya,” ujarnya.
Habib Rizieq juga menanggapi anggapan bahwa salat tidak mencerminkan perilaku karena masih adanya pejabat yang salat namun melakukan korupsi. Menurutnya, hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk merendahkan atau menghina salat sebagai ibadah. “Firman Allah tidak boleh dihina, dicanda-candakan, atau diolok-olok,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Habib Rizieq meminta agar pelawak yang bersangkutan tidak berfatwa karena bukan ulama. Ia juga meminta yang bersangkutan untuk segera meminta ampun kepada Allah jika candaan tersebut dilakukan tanpa sengaja dan tidak mengulanginya.
Habib Rizieq menegaskan tetap mendukung kebebasan komedi dan kritik sosial, selama tidak menyentuh penistaan agama. Ia meminta Panji untuk bertobat dan rekaman materi komedi yang dinilai menghina salat, termasuk yang ditayangkan di platform Netflix, dihapus serta disertai permintaan maaf kepada publik. [ ]





