RESONANSI

  • Ketika Air Menggenang, Nurani Menyala

    Agama bukan hanya hadir untuk menegur. Ia juga menjadi sandaran emosional yang paling kokoh ketika manusia jatuh pada titik terendah Banjir Besar yang Menguji Sumatra…

    Read More »
  • Viral vs Bermakna: Dilema Etika Ceramah Figur ‘Gus’ di Era Medsos

    Oleh: Dona Apriana* Dalam beberapa waktu terakhir, dunia dakwah di Indonesia dihadapkan pada persoalan serius terkait etika penyampaian ceramah oleh figur-figur publik, khususnya yang bergelar…

    Read More »
  • Dari Vonis Hingga Rehabilitasi Ira Puspadewi

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Pada 20 November 2025, publik dikejutkan oleh putusan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta: mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry,…

    Read More »
  • Menghormati Guru yang Mewariskan Ilmu

    Oleh: Linda Haryanti* Setiap tanggal 25 November, kita memperingati Hari Guru Nasional sebgai momentum untuk mengenang dan menghargai jasa para pendidik. Namun dalam Islam, memuliakan…

    Read More »
  • Manusia Emas Penjaga Ekonomi

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Dalam teori ekonomi klasik, kemampuan sebuah bangsa menghasilkan barang dan jasa sering diibaratkan seperti kursi berkaki dua: tenaga kerja (L) dan…

    Read More »
  • Islam, Tradisi dan Budaya

    Oleh: Salsabiil Firdaus* Tradisi dan budaya memang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Hampir setiap daerah punya cara sendiri dalam merayakan kebiasaan,…

    Read More »
  • Gempa di Langit Kiai

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Pukul delapan malam, Kamis, 20 November 2025, sebuah meja rapat di Hotel Aston City, Jakarta, berubah menjadi ruang keputusan yang menghasilkan…

    Read More »
  • Ketika Kursi Lebih Tinggi dari Nalar

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Tak ada yang lebih cepat mengubah watak politisi selain kedekatan dengan pusat kekuasaan. Dari jarak tertentu, mereka mulai percaya bahwa suara…

    Read More »
  • Ketika Emansipasi Dibenturkan dengan Pajak

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Suatu sore di sebuah kedai kopi kecil di bilangan Kuningan, Jakarta, seorang perempuan muda bernama Nadira Prameswari, 29 tahun, duduk menatap…

    Read More »
  • Negara yang Diperintah oleh Kertas Palsu

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Di sebuah ruangan sempit di belakang kampus swasta tak terkenal di pinggir Jakarta, aroma tinta toner dan kertas baru berbaur pekat.…

    Read More »
Back to top button