RESONANSI
-
Di Antara Jurnal, Buku, dan Opini Publik
Menulis adalah tindakan etis. Pilihan medium mencerminkan cara ilmuwan memandang perannya di masyarakat. Ilmuwan, dosen, dan pendidik hari ini hidup di lanskap pengetahuan yang jauh…
Read More » -
Deforestasi dan Solusinya dalam Islam
Deforestasi bukan sekadar isu lingkungan. Ini adalah cermin bagaimana manusia mengelola sumber daya alam. Ketika terjadi penebangan hutan secara liar dan alih fungsi lahan, di…
Read More » -
Guru ‘Diguyu lan Diburu’
Oleh: Keni Rahayu, S. Pd., Aktivis Muslimah. Apes. Hidup di 2026 dan kamu seorang guru? Hahaha selamat ya, siapa tahu ini jalanmu masuk ke surga.…
Read More » -
Parkir Liar, Negara Ikut Menepi
Pada akhirnya, parkir liar adalah cermin. Ia memperlihatkan siapa yang berkuasa ketika negara ragu. Republik di Tepi Jalan Di banyak kota Indonesia, parkir bukan lagi…
Read More » -
Kritis tanpa Borgol
Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Menulis kritik di media sosial itu hak, tapi bisa berubah jadi jerat pidana jika salah langkah. Di negeri yang katanya demokratis…
Read More » -
Dunia yang Lelah: Saat Kepemimpinan Kehilangan Nurani
Oleh: Tia Damayanti, M.Pd.* Dunia hari ini tampak lelah oleh pola kepemimpinan global yang kehilangan nurani. Krisis kemanusiaan, konflik geopolitik, dan bencana ekologis silih berganti…
Read More » -
Larangan Israel terhadap LSM yang Beroperasi di Gaza Akan Sangat Menghancurkan
Oleh: Yousef M. Aljamal* Saya bekerja untuk American Friends Service Committee (AFSC), sebuah organisasi Quaker yang telah hadir di Gaza selama lebih dari 77 tahun.…
Read More » -
Setahun MBG, Stunting Tak Hilang dan Anggaran Terbuang
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah genap berjalan satu tahun dan sejak awal dipromosikan sebagai langkah strategis negara dalam menekan angka stunting. Sayangnya, capaian di…
Read More » -
Negara tanpa Kompas
Negara ini terbiasa menghitung bencana dengan kalkulasi angka yang dingin. Berapa ribu rumah yang roboh diterjang gempa, berapa juta hektare sawah yang terendam banjir, hingga…
Read More » -
Jusuf Kalla dan Batas Tipis Bernama Toleransi
Suasana di aula besar itu seketika sunyi. Sekitar 700 pendeta dari berbagai denominasi memperhatikan satu sosok di podium. Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia…
Read More »