MUDA

Self Love dalam Islam: Menemukan Diri sebagai Hamba Allah

Manusia sering menjalani hidup seolah-olah bebas sepenuhnya, padahal kita adalah milik Allah dan suatu saat akan kembali kepada-Nya. Allah mengingatkan hal ini dalam QS. Al-Baqarah ayat 156: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.”

Ayat ini sering kita dengar seseorang tertimpa musibah. Lebih dari itu, ayat ini menjadi pengingat bahwa hidup kita milik Allah, berasal dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya. Apa saja yang dilakukan manusia di dunia ini akan dimintai pertanggungjawaban.

Ketika seorang muslim memahami tiga hal ini (siapa dirinya, untuk apa hidupnya, dan kepada siapa ia akan kembali) maka konsep self love menjadi sangat jelas. Self love bukan sekadar memanjakan diri atau membenarkan semua keinginan hati.

Self love adalah menjaga diri agar tetap berada di jalan yang Allah ridai. Karena mencintai diri berarti tidak membiarkan diri tersesat jauh dari tujuan penciptaannya.

Pada akhirnya, Ramadan datang setiap tahun untuk mengingatkan kita kembali pada cinta Allah dan tujuan hidup kita. Ramadan adalah momen untuk membersihkan hati, memperbaiki niat, dan menata kembali arah kehidupan.

Karena itu, kita bisa menyimpulkan dengan satu kalimat berikut: Bukti cinta dari Allah adalah Ramadan, dan bukti cinta kita pada diri adalah hidup dalam ketaatan. []

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button