#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Sensor Berita Genosida Palestina, Markas France TV Digeruduk Massa Pro-Palestina

PARIS (Suaraislam.id)— Sejumlah demonstran pro-Palestina berkumpul di luar markas besar lembaga penyiaran publik Prancis, France TV, di Paris.

Aksi ini, sebagaimana dilansir Anadolu Agency pada Kamis, (17/09/2026), digelar sebagai bentuk protes atas penghapusan tayangan ulang sebuah program di situs resminya yang memuat pernyataan aktris Adele Haenel mengenai tindakan Israel di Jalur Gaza.

Demonstrasi yang diorganisasi atas seruan organisasi EuroPalestine tersebut menuntut agar tayangan ulang program La Grande Librairie di saluran France 5 yang menampilkan Haenel segera dipulihkan ke situs web resmi lembaga penyiaran tersebut.

Massa mengkritik tindakan France TV sebagai bentuk penyensoran informasi, sementara seorang pengunjuk rasa membacakan kembali pernyataan Haenel di luar markas besar media publik tersebut.

Sebagian massa membawa poster yang mengutip pernyataan sang aktris, “Negara Israel sedang melakukan genosida di Palestina dan Prancis terlibat di dalamnya.” Banner lainnya bertuliskan, “Kecurangan membunuh,” “Kami menuntut tayangan ulang Adele Haenel,” serta “Hentikan penyensoran.”

Haenel menyampaikan pernyataan tegas tersebut dalam siaran langsung pada 9 September 2026. Ia menegaskan telah mengambil keputusan penuh untuk menyuarakan kebenaran.

“Negara Israel sedang melakukan genosida di Palestina, dan Prancis terlibat di dalamnya. Jangan menerima hal yang tidak dapat diterima; beri sanksi kepada Israel dan bebaskan Palestina,” tegasnya.

Namun, rekaman siaran ulang tersebut kemudian dihapus dari situs web resmi France TV, yang memicu gelombang kritik tajam dari sejumlah politisi Prancis.

Adapun saluran France 5 beroperasi di bawah naungan grup penyiaran publik France Televisions.[]

Sumber: Anadolu Agency

Back to top button