NUIM HIDAYAT

Silaturahmi ke Kedubes Iran dan Perlunya Persatuan Sunni-Syiah

Al-Qur’an mengingatkan,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat 56)

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi.’ Mereka berkata: ‘Apakah Engkau hendak menjadikan di sana orang yang akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan-Mu?’ Dia berfirman: ‘Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.’” (QS. Al Baqarah 30)

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُعْجِبُكَ قَوْلُهُ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيُشْهِدُ اللَّهَ عَلَىٰ مَا فِي قَلْبِهِ وَهُوَ أَلَدُّ الْخِصَامِ

“Dan di antara manusia ada yang ucapannya tentang kehidupan dunia membuatmu kagum, dan dia bersumpah kepada Allah tentang isi hatinya, padahal dia adalah penentang yang paling keras.” (QS. al Baqarah 204)

وَإِذَا تَوَلَّىٰ سَعَىٰ فِي الْأَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيهَا وَيُهْلِكَ الْحَرْثَ وَالنَّسْلَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْفَسَادَ

“Dan apabila dia berpaling (dari kamu), dia berjalan di bumi untuk berbuat kerusakan di dalamnya, serta merusak tanaman dan keturunan. Dan Allah tidak menyukai kerusakan.” (QS. al Baqarah 205)

Maka kalau menyimak ayat-ayat ini, manusia tidak perlu berlomba-lomba memproduksi senjata militer, apalagi nuklir.

Tidak seperti Barat yang mempunyai filsafat manusia satu dengan yang lain seperti serigala, bermusuhan satu sama lain, Islam mempunyai filsafat kasih sayang. Manusia satu dengan yang lain adalah bersaudara, harus saling kenal mengenal dan saling menyayangi satu dengan yang lain. Maka ayat yang sering diulang dalam Al-Qur’an yang mulia adalah,

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.”

Al-Qur’an juga menyatakan,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari satu jiwa, dan dari (jiwa itu) Dia menciptakan pasangannya, dan dari keduanya Dia memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.” (QS. an Nisa’ 1)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Wahai manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.” (QS. Al Hujurat 13).

Semoga Allah menjadikan bumi ini makmur kembali, setelah banyak dirusak oleh manusia-manusia yang durjana yang mengikuti syetan dan hawa nafsunya. Bumi menjadi tempat yang aman, adil makmur dan saling menyayangi satu dengan yang lainnya.

Allah Maha Pengampun dan Penyayang. Allah Maha Perkasa dan Maha Bijaksana. Wallahu ghafurur rahim. Wallahu azizun hakim. []

Nuim Hidayat, Direktur Forum Studi Sosial Politik.

Laman sebelumnya 1 2 3 4
Back to top button