NUIM HIDAYAT

Surat Terbuka untuk Mendikbudristek Nadiem Makarim

Bila dulu mereka banyak dizalimi, maka kini di abad ke-20 dan 21 ia banyak menzalimi. Seperti kita ketahui negara Yahudi Israel didirikan Mei 1948, lewat pembantaian kaum Muslim di Palestina. PBB yang disponsori Inggris dan Amerika mengesahkannya. Entah ribuan atau jutaan kaum Muslim yang terbunuh, karena ulah Yahudi.

Dari sini jelas, bahwa karena tidak ada kitab suci dan idola bagi Yahudi, maka mereka seenaknya dalam ‘mengatur kehidupan dunia ini’. Lewat lobinya di PBB, Yahudi terus membunuh dan menggusur tanah kaum Muslim di Palestina. Entah dalil apa yang digunakan, membunuh manusia kok seperti membunuh ayam.

Mengalahkan Yahudi atau Nasrani, menurut saya tidak bisa menggunakan senjata. Karena Israel (negara Yahudi) dan Amerika (negara Kristen), telah menguasai dunia persenjataan mulai dari A sampai Y. Tinggal Z yang mereka tidak menguasai. Yaitu metode Rasulullah Muhammad Saw.

Nabi Muhammad ketika menaklukkan Makkah dan Madinah, tidak dengan senjata. Rasulullah menaklukkannya dengan ilmu. Rasul menaklukkan dengan kalimat Iqra’. Bacalah. Iqra’ bismirabbikalladzi khalaq. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Khalaqal insana min alaq. Menciptakan manusia dari alaq (‘sesuatu yang menggantung’). Iqra’ warabbukal akram. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang Mahamulia. Alladzi allama bilqalam. Yang mengajarkan (manusia) dengan pena. Allamal insana ma lam ya’lam. Mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Ya dengan tulisan kaum Muslim akan mengalahkan mereka. Dengan pendidikan kaum Muslim akan menaklukkan mereka. Dengan ilmu dan akhlak mulia, kaum Muslim akan memimpin mereka. Seperti dulu Nabi Muhammad Saw menaklukkan Makkah dan Madinah. Allah SWT berfirman dalam surat an Nashr,

اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُۙ وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًاۙ فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا ࣖ

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima taubat.” (QS. An-Nashr: 1-3)

Surat an Nashr ini diakhiri dengan ‘Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.’ Ini menunjukkan bahwa kaum non Muslim yang masuk Islam berbondong-bondong itu, menyadari kesalahannya dan mereka bersungguh-sungguh untuk masuk Islam. Dan mereka ingin kehidupan yang Islami, bahagia dunia dan akhirat.


Demikian surat kami, semoga Bapak membaca dan memahami kalimat-kalimat yang kami tulis. Marilah kita bersama-sama membangun Indonesia dan dunia, agar tercapai keadilan dan kemakmuran.

Wallahu alimun hakim. Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Wallahu azizun hakim. Allah Maha Perkasa dan Maha Bijaksana.

Depok, 6 Oktober 2022/10 Rabiul Awwal 1444

Nuim Hidayat, Direktur Akademi Dakwah Indonesia, Depok.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5

Artikel Terkait

Back to top button