NASIONAL

290 Lembaga Islam di Bogor Dukung MUI Soal Pidana Perilaku LGBT

Selain itu, Buya Guzrizal mengingatkan bahwa pendekatan yang dilakukan harus tetap mengedepankan hikmah, edukasi, dan pembinaan masyarakat. Namun ia menegaskan, pendekatan yang santun tidak berarti lemah. “Kita harus bijak, tapi jangan sampai bijak yang membuat kita diam. Yang dibutuhkan adalah ketegasan, pembinaan, dan keberanian menjaga masyarakat dari kerusakan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan ketahanan keluarga, perluasan jaringan tokoh masyarakat, serta koordinasi antarlembaga merupakan langkah penting dalam membangun gerakan yang berkesinambungan. Menurutnya, jika keluarga rapuh dan tokoh masyarakat pasif, maka ruang kerusakan akan semakin terbuka lebar.

Baca juga: Forum Ponpes, Sekolah Islam dan DKM se-Bogor Raya Dukung MUI Soal Pidana Perilaku LGBT

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi antara MUI dan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan penyimpangan perilaku seksual melalui pendekatan dakwah, edukasi, dan penguatan regulasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Forum menegaskan bahwa perjuangan ini tidak boleh berhenti di meja pertemuan, tetapi harus benar-benar turun ke lapangan dengan langkah yang nyata, tegas, dan konsisten.

rep : zakariya

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button