INTERNASIONAL

Hubungan Merenggang, Trump Beri Peringatan Keras kepada Netanyahu

Jakarta (Suaraislam.id) — Presiden Donald Trump memberikan peringatan baru kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait perang dengan Iran.

Perbedaan sikap ini cukup mencolok karena pemerintahan Trump selama ini konsisten mendukung pemerintah Israel dalam perang melawan Iran. Namun, aksi militer terbaru Israel berpotensi menguji hubungan lama antara kedua negara sekutu tersebut.

Ketegangan publik kini meningkat akibat adanya perbedaan kepentingan dalam perang Iran. Trump, yang menghadapi tekanan politik dalam negeri terkait konflik tersebut, menekankan perlunya gencatan senjata yang berkelanjutan, sementara Netanyahu memiliki pertimbangan politiknya sendiri.

Trump mengungkapkan rincian baru mengenai percakapannya dengan Netanyahu kepada media Israel Channel 12 pada Senin.

“Saya mengatakan kepada Bibi (Netanyahu), lebih baik Anda sangat berhati-hati dengan apa yang Anda lakukan, karena Anda bisa saja segera ditinggalkan sendirian menghadapi Iran,” katanya menurut media tersebut.

Ketika dihubungi Newsweek, seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi adanya percakapan tersebut, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Newsweek juga telah menghubungi kantor Netanyahu melalui surat elektronik untuk meminta komentar resmi.

Trump Desak Israel dan Iran Lakukan Gencatan Senjata

Trump terus mendorong tercapainya gencatan senjata di Timur Tengah secara menyeluruh. Dalam unggahannya di Truth Social pada Senin, ia menulis bahwa Israel dan Iran harus segera “berhenti saling menembak”.

Pada akhir pekan, militer Israel menyatakan telah melancarkan serangan ke Iran setelah Republik Islam itu menembakkan rudal balistik ke wilayah utara Israel, yang kembali memicu permusuhan di tengah gencatan senjata yang rapuh.

Insiden tersebut merupakan konfrontasi langsung pertama yang terjadi di antara kedua belah pihak sejak April.

Trump mengatakan kepada Axios bahwa ia berencana meminta Israel untuk tidak membalas serangan Iran.

“Saya yang menentukan semuanya, bukan dia yang menentukan,” kata Trump tentang Netanyahu dalam wawancara dengan Financial Times pada Ahad, menegaskan adanya ketegangan antara Washington dan Israel mengenai cara menghadapi Iran.

Trump juga menulis di Truth Social pada Senin bahwa blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang berlaku sejak April akan tetap diberlakukan hingga tercapai kesepakatan final dengan Teheran.

1 2 3Laman berikutnya
Back to top button