Pendidikan Akhlak sebagai Solusi Utama Mengatasi Korupsi
Khutbah I
Ų§ŁŁŲŁŁ ŁŲÆŁ ŁŁŁŁŁŁ Ų±ŁŲØŁŁ Ų§ŁŁŲ¹ŁŲ§ŁŁŁ ŁŁŁŁŁŲ ŁŁŲØŁŁ ŁŁŲ³ŁŲŖŁŲ¹ŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ Ų£ŁŁ ŁŁŁŲ±Ł Ų§ŁŲÆŁŁŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲ§ŁŲÆŁŁŁŁŁŁŲ ŁŁŲ§ŁŲµŁŁŁŁŲ§Ų©Ł ŁŁŲ§ŁŲ³ŁŁŁŁŲ§Ł Ł Ų¹ŁŁŁ Ų£ŁŲ“ŁŲ±ŁŁŁ Ų§ŁŁŲ£ŁŁŁŲØŁŁŁŲ§Ų”Ł ŁŁŲ§ŁŁŁ ŁŲ±ŁŲ³ŁŁŁŁŁŁŁŲ ŁŁŲØŁŁŁŁŁŁŲ§ Ł ŁŲŁŁ ŁŁŲÆŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ¹ŁŁŁ Ų§Ł°ŁŁŁ ŁŁŲ£ŁŲµŁŲŁŲ§ŲØŁŁ ŁŁŲ§ŁŲŖŁŁŲ§ŲØŁŲ¹ŁŁŁŁŁ ŁŁŁ ŁŁŁ ŲŖŁŲØŁŲ¹ŁŁŁŁ Ł ŲØŁŲ„ŁŲŁŲ³ŁŲ§ŁŁ Ų„ŁŁŁ ŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŲÆŁŁŁŁŁŁŲ Ų£ŁŲ“ŁŁŁŲÆŁ Ų£ŁŁŁ ŁŁŲ§ Ų„ŁŁŁ°ŁŁ Ų„ŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁ ŁŁŲŁŲÆŁŁ ŁŁŲ§Ų“ŁŲ±ŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁ ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŲŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁ ŁŲØŁŁŁŁ. ŁŁŲ£ŁŲ“ŁŁŁŲÆŁ Ų£ŁŁŁŁ Ų³ŁŁŁŁŲÆŁŁŁŲ§ Ł ŁŲŁŁŁ ŁŁŲÆŁŲ§ Ų¹ŁŲØŁŲÆŁŁ ŁŁŲ±ŁŲ³ŁŁŁŁŁŁŁ ŲµŲ§ŲÆŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲ¹ŁŲÆŁ Ų§ŁŁŲ£ŁŁ ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁ ŲµŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲØŁŲ§Ų±ŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ Ų³ŁŁŁŁŲÆŁŁŁŲ§ Ł ŁŲŁŁ ŁŁŲÆŁ ŁŁŲ¹ŁŁŁ Ų¢ŁŁŁ ŁŁŲµŁŲŁŲØŁŁ Ų£ŁŲ¬ŁŁ ŁŲ¹ŁŁŁŁŁ. Ų§Ł Ų§ ŲØŲ¹ŲÆ. ŁŁŲ£ŁŁŲ§ Ų§ŁŲŲ§Ų¶Ų±ŁŁ, Ų§ŁŲµŁŁŁ ŁŲ§ŁŲ§ŁŁ ŲØŲŖŁŁŁ Ų§ŁŁŁ. Ų§ŲŖŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁ, ŁŁ Ų§ŁŲ³Ų± ŁŲ§ŁŲ¹ŁŁ, ŁŲ§ŁŁ ŲŲØŁ Ų§ŁŁŁ Ų§ŁŁ ŲŖŁŁ. ŁŲ§Ł Ų§ŁŁŁ ŲŖŲ¹Ų§ŁŁ ŁŁ Ų§ŁŁŲ±Ų§Ł Ų§ŁŲ¹ŲøŁŁ : ŁŁŁ°ŁŲ£ŁŁŁŁŁŁŲ§ Ł±ŁŁŁŲ°ŁŁŁŁ Ų”ŁŲ§Ł ŁŁŁŁŲ§Ł Ł±ŲŖŁŁŁŁŁŲ§Ł Ł±ŁŁŁŁŁŁ āŲŁŁŁŁ āŲŖŁŁŁŲ§ŲŖŁŁŁŪ¦ ŁŁŁŁŲ§ ŲŖŁŁ ŁŁŲŖŁŁŁŁ Ų„ŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲ£ŁŁŲŖŁŁ Ł ŁŁŲ³Ū”ŁŁŁ ŁŁŁŁ.
Jemaah Salat Jumat yang Dirahmati Allah,
Marilah kita panjatkan rasa syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala nikmat yang tidak terhitung jumlahnya, terutama nikmat iman dan Islam. Selawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw., beserta keluarga, dan para sahabat beliau yang menjadi teladan bagi kita melalui akhlak mereka yang mulia.
Sudah menjadi kewajiban seorang khatib untuk menyampaikan wasiat takwa dalam khotbahnya. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama meningkatkan dan memperkuat ketakwaan kita kepada Allah Swt. dengan bermuhasabah diri: sudahkah kita melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya? Sesungguhnya, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya itulah hakikat dari takwa kepada-Nya.
Jemaah Salat Jumat yang Dirahmati Allah,
Jika kita mencermati kondisi bangsa dan negara kita hari ini, salah satu persoalan terbesar yang merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara adalah kejahatan korupsi. Korupsi telah merampas hak-hak rakyat, memperlambat pembangunan, merusak sistem keadilan, dan menyengsarakan jutaan jiwa yang menggantungkan harapannya pada tata kelola negara yang bersih.
Berbagai ikhtiar telah dilakukan oleh pemerintah dan lembaga penegak hukum. Undang-undang diperketat, kelembagaan diperkuat, audit keuangan dipercanggih, bahkan fasilitas dan gaji para pejabat tinggi kerap ditingkatkan dengan alasan agar mereka tidak tergiur untuk mengambil harta negara. Namun, fakta di lapangan kerap kali menunjukkan kenyataan yang amat menyedihkan: kenaikan pendapatan dan kecukupan materi tidak serta-merta menghentikan aksi korupsi. Mengapa demikian?
Jawabannya sederhana: Sebab akar masalah korupsi bukanlah kurangnya materi atau kecilnya pendapatan, melainkan kerakusan hati, keroposnya moral, dan penyakit jiwa yang ada dalam diri manusia.
Allah Swt. meyakinkan dan menegaskan tabiat dasar manusia dalam Al-Qur’an surah Al-‘Adiyat ayat 8:
ŁŁŲ§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲŁŲØŁŁ Ų§ŁŁŲ®ŁŁŁŲ±Ł ŁŁŲ“ŁŲÆŁŁŁŲÆŁ
“Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan.” (QS. Al-‘Adiyat: 8)
Maksud kata al-khair dalam ayat ini, sebagaimana dijelaskan oleh para ahli tafsir, adalah harta benda (al-mÄl). Allah menggambarkan bahwa manusia secara fitrah memiliki nafsu dan dorongan kecintaan yang sangat kuat terhadap kekayaan.
Nafsu kecintaan terhadap dunia (hubbud dunya) ini jika tidak dibimbing oleh iman dan dibentengi oleh akhlak yang mulia, tidak akan pernah ada batas kepuasannya. Rasulullah saw. bersabda dalam menggambarkan keserakahan manusia:
ŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ ŁŲ§ŁŲØŁŁŁ Ų¢ŲÆŁŁ Ł ŁŁŲ§ŲÆŁŁŁŲ§ŁŁ Ł ŁŁŁ Ł ŁŲ§ŁŁ ŁŲ§ŁŲØŁŲŖŁŲŗŁŁ ŁŁŲ§ŲÆŁŁŁŲ§ Ų«ŁŲ§ŁŁŲ«ŁŲ§Ų ŁŁŁŲ§Ł ŁŁŁ ŁŁŲ£Ł Ų¬ŁŁŁŁŁ Ų§ŲØŁŁŁ Ų¢ŲÆŁŁ Ł Ų„ŁŁŲ§ŁŁ Ų§ŁŲŖŲ±ŁŲ§ŲØŁ
“Seandainya manusia memiliki dua lembah berisi harta/emas, niscaya ia akan mencari lembah yang ketiga. Dan tidak ada yang dapat memenuhi perut manusia kecuali tanah (kematian).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari sini kita menyadari, pejabat yang memiliki gaji ratusan juta rupiah pun tetap berpotensi korupsi jika hatinya dihinggapi sifat rakus dan tama’. Penambahan materi semata hanya memuaskan fisik, tetapi tidak akan pernah sanggup memuaskan nafsu keserakahan jiwa manusia.
Jemaah Salat Jumat yang Dirahmati Allah,
Islam sebagai agama yang sempurna (dÄ«nun kÄmil) tidak hanya mendiagnosis penyakit sosial ini, tetapi juga memberikan obat penawar yang sangat mujarab hingga ke akar-akarnya. Penawar tersebut adalah tazkiyatun nufÅ«s (penyucian jiwa) dan pembersihan harta dari kecintaan yang berlebihan.






