OPINI

Demi Gibran, Konstitusi, Etika dan Prinsip Bernegara Dikorbankan

Surah At-Taubah (9) ayat 105
“Katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu…”
Setiap perbuatan, termasuk kebijakan hukum dan politik, berada dalam pengawasan Allah.

Surah At-Taubah (9) ayat 111
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga…”

Ayat ini menegaskan bahwa keberanian membela kebenaran adalah bentuk jihad moral.

Surah Al-An’am (6) ayat 65
Kekuasaan yang menyimpang akan berujung pada azab berupa perpecahan dan ketakutan.

Surah Al-Anfal (8) ayat 60, 63, dan 65
Ayat-ayat ini mengajarkan pentingnya kesiapsiagaan, persatuan, dan keteguhan menghadapi ketidakadilan.

Surah At-Tahrim (66) ayat 8–9
Seruan untuk taubat yang sungguh-sungguh dan keberanian bersikap tegas terhadap kebatilan.

Seluruh ayat tersebut di atas menjadi pengingat bahwa membiarkan kerusakan hukum dan konstitusi sama artinya dengan mengkhianati amanah Allah. Membela kebenaran konstitusi bukan sekadar pilihan politik, melainkan kewajiban iman, moral, dan sejarah.[]

Bogor, Jawa Barat, Ahad 28 Desember 2025, 18:54 WIB

Salam Ta’ziem, Takwa dan Jihad,

Brother Eggi Sudjana (BES)

Laman sebelumnya 1 2 3
BACA JUGA
Close
Back to top button