LAPSUS

Dokumen Internal Bongkar Cara Israel Mata-matai Lembaga Kemanusiaan Global

Tidak Ada Hubungannya dengan Keamanan

Menurut Tania Hary, Direktur Eksekutif Gisha—sebuah organisasi hak asasi manusia Israel yang memperjuangkan kebebasan bergerak bagi warga Palestina—dokumen tersebut tidak ada hubungannya dengan keamanan.

Sebaliknya, dokumen itu merupakan bukti bahwa pemerintah Israel telah lama melacak aktivitas organisasi penyelamat nyawa warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan brutal selama puluhan tahun.

Gisha sendiri tidak termasuk dalam daftar organisasi yang disebut di dalam dokumen tersebut.

Lembar kerja itu diperoleh secara daring melalui Kementerian Kesejahteraan dan Urusan Sosial Israel. Saat dokumen dibuat, instansi tersebut bernama Kementerian Tenaga Kerja, Urusan Sosial, dan Layanan Sosial.

Hingga berita ini diterbitkan, kementerian tersebut tidak memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Al Jazeera.

Banyak komentar dalam dokumen itu merujuk kepada NGO Monitor, sebuah organisasi berbasis di Israel yang menyebut dirinya sebagai lembaga riset nonpartisan.

Namun, situs NGO Monitor memuat berbagai kampanye, salah satunya berjudul “Memetakan Jaringan NGO Anti-Israel di Amerika Serikat”.

Salah satu laporannya bahkan menyatakan bahwa LSM-LSM Palestina menyangkal keberadaan terorisme Palestina.

Sementara itu, Mayssoun Sukarieh, dosen senior pada Departemen Pembangunan Internasional di King’s College London, menggambarkan NGO Monitor sebagai organisasi berhaluan kanan yang mengawasi pihak-pihak pro-Palestina.

Israel Mulai Merasakan Dampak BDS pada 2013

Dokumen tersebut dibuat pada Oktober 2013, ketika gerakan BDS terhadap Israel sedang mengalami peningkatan dukungan di berbagai negara.

Pada tahun yang sama, fisikawan ternama Stephen Hawking menolak menghadiri konferensi di Israel sebagai bentuk protes terhadap pendudukan Palestina.

Sejumlah organisasi mahasiswa juga mulai menerapkan boikot akademik terhadap Israel. Sementara itu, gereja Protestan terbesar di Kanada, United Church of Canada, memulai kampanye menolak produk-produk dari permukiman Israel di wilayah pendudukan yang dinilai ilegal oleh hukum internasional.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya
Back to top button