NASIONAL

Eks FPI Sulsel: Munarman Tak Terkait dengan Isu ISIS

Makassar (SI Online) – Mantan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam (DPD FPI) Sulawesi Selatan membantah kesaksian seorang tertuduh teroris bernama Ahmad Aulia (AA) yang menyebut eks Sekum FPI Munarman menghadiri pembaiatan terhadap ISIS di Makassar pada 2015.

Mantan Sekretaris FPI Sulawesi Selatan (Sulsel) Agussalim Syam menegaskan, Munarman hadir di acara tersebut sebagai narasumber, tidak ada kaitannya dengan ISIS.

Menurutnya, acara yang dilaksanakan pada saat itu adalah diskusi umum terkait kondisi perpolitikan dunia secara global yang dihadiri tiga narasumber yakni Munarman, Ustaz M Basri (almarhum) dan Ustaz Fauzan (almarhum).

“Kehadiran Munarman dari Jakarta adalah sebagai narasumber yang diundang dan tidak ada kaitannya dengan issue ISIS apalagi dikaitkan dengan baiat seperti yang dinyatakan saudara AA,” kata Agus dalam pernyataan tertulisnya pada Kamis (4/2/2021).

Selain itu, Agus juga menegaskan bahwa AA tidak pernah terdaftar sebagai anggota laskar FPI Makassar maupun di kota atau kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Bahwa yang bersangkutan pernah ikut kegiatan yang dilakukan oleh FPI Makassar maka tidak secara otomatis saudara AA menjadi anggota FPI,” jelas Agus.

Menurutnya, acara ta’lim rutin FPI yang dilaksanakan setiap hari Sabtu setelah shalat isya adalah acara terbuka untuk umum sehingga siapapun bisa hadir dan ikut dalam ta’lim tersebut.

Pihaknya juga membantah keras pernyataan saudara AA yang menyatakan pernah terjadi baiat dukungan kepada ISIS yang dilakukan di bekas markaz daerah laskar FPI di jalan Sungai Limboto Makassar.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap sejumlah terduga teroris di Makassar beberapa waktu lalu. Salah satu terduga teroris adalah AA, dan ia membuat kesaksian dalam bentuk video.

“Saya ditangkap pada tanggal 6 Januari 2021 di Polda Sulsel. Adapun saya ditahan atau ditangkap di kantor polisi Polda Sulawesi Selatan karena berbaiat kepada Daulatul Islam yang memimpin Daulatul Islam, yaitu Abu Bakar Al-Baghdadi, saat deklarasi FPI mendukung Daulatul Islam pada Januari 2015,” kata AA dalam tayangan video.

red: adhila

Artikel Terkait

Back to top button