Kecerdasan Revolusioner Orang Iran
Di sinilah letak makna sesungguhnya dari peringkat IQ keempat dunia. Ia tidak hanya tercermin dalam keberhasilan para ilmuwan Iran menguasai teknologi nuklir, tetapi dalam jutaan keputusan kecil warga biasa yang setiap hari menimbang antara propaganda dan fakta, antara retorika dan realitas.
Mereka percaya bahwa Iran mampu membangun bom atom jika benar-benar mau—sebuah keyakinan akan kapasitas teknologis bangsa sendiri—tetapi mayoritas tetap memilih untuk tidak melakukannya.
‘Kecerdasan revolusioner Iran’, kalau bisa kita sebut begitu, sejatinya adalah ‘kemampuan diam-diam’ untuk tetap waras di tengah hiruk-pikuk ideologi, untuk tetap kritis di tengah tekanan, dan untuk tetap memilih kehidupan di tengah gemuruh retorika tekanan dan kematian dari musuh-musuhnya.[]






