#Bebaskan PalestinaLAPSUS

Kibarkan Bendera Palestina, Lamine Yamal Dipuji Fans, Aktivis, dan Atlet

Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Yamal mengenai insiden tersebut.

“Saya berbicara dengannya [Yamal] dan mengatakan: ‘Jika kamu ingin melakukan itu, itu keputusanmu, kamu sudah cukup dewasa,’” ujar pelatih asal Jerman itu kepada media pada Selasa.

Setelah perayaan, pemain depan Spanyol itu mengunggah foto dirinya dengan bendera Palestina bersama foto-foto lain dari acara tersebut di akun Instagram miliknya.

Yamal memiliki 44,2 juta pengikut di platform media sosial itu. Unggahannya mendapat 5,3 juta tanda suka dan lebih dari 100.000 kali dibagikan.

Penulis dan penyair Palestina, Mosab Abu Toha, berkomentar pada unggahan Yamal dengan menulis, “Kami mencintaimu, dari Gaza.”

Rekan setim Yamal di Barcelona, Marcus Rashford, serta pemain Belanda, Anwar El Ghazi, termasuk di antara 166.000 orang yang mengomentari unggahan tersebut.

Gestur yang ‘Menyoroti Ikatan antara Catalonia dan Palestina’

Gerakan Boycott, Divestment and Sanctions (BDS), yang diluncurkan pada 2005 untuk memperjuangkan hak-hak Palestina dan mengakhiri pendudukan Israel di wilayah Palestina, juga mengapresiasi aksi Yamal.

“Terima kasih atas gestur penuh kemanusiaan ini,” tulis akun BDS Spanyol di X. “Olahraga memiliki kekuatan untuk membuat dunia melihat apa yang tidak boleh dilupakan.”

Pakar sepak bola Palestina, Bassil Mikdadi, mengatakan bahwa Yamal menunjukkan semangat sejati klub sepak bola Barcelona.

“Selama dua dekade terakhir, FC Barcelona telah berubah menjadi entitas yang sangat dikomersialisasi,” tulisnya di X.

“Pertama sponsor di jersey, lalu hak penamaan stadion, kemudian palancas.” Lamine Yamal menunjukkan tentang apa sebenarnya klub dan para suporternya.

Sementara itu, sejumlah pengguna media sosial pro-Israel menyerang Yamal dan mengatakan bahwa ia “tidak pantas lagi mengenakan jersey Spanyol” serta tindakannya cukup untuk membuatnya gagal meraih penghargaan Ballon d’Or meskipun performanya di lapangan sangat baik.

Namun, banyak pihak lain memujinya karena tidak takut pada konsekuensi dan berani membela mereka yang tertindas.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya
Back to top button