Mau Sehat, Nikmati Kopi tanpa Gula
Jakarta (SI Online) — Ekspansi gerai kopi kekinian hingga minimarket di berbagai kota besar menandai antusiasme tinggi masyarakat Indonesia terhadap budaya minum kopi modern.
Konsumsi kopi kini telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup dan simbol tren sosial yang sangat digemari, terutama oleh kalangan anak muda.
Dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, Tan Shot Yen, menyoroti pergeseran budaya minum kopi yang kini identik dengan penambahan aneka perasa manis.
Budaya minum kopi yang telah mengakar sejak lama kini mengalami perubahan gaya penyajian dengan tambahan susu, gula aren, hingga sirup aromatik.
Tan Shot Yen dalam wawancara bersama Pro 3 RRI pada Ahad, 19 April 2026, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kandungan gula tambahan di dalam setiap gelas kopi.
Fokus perhatian kesehatan sebenarnya bukan terletak pada biji kopi itu sendiri, melainkan pada berbagai bahan imbuhan manis yang menyertainya.
Kandungan gula yang tinggi pada minuman kekinian berisiko memicu ketergantungan lidah terhadap rasa manis secara berlebihan.
Kecanduan rasa manis tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi pola makan serta berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
Masyarakat diajak untuk mulai mengontrol asupan gula agar manfaat alami dari kopi tetap bisa dirasakan secara optimal bagi tubuh.
Kopi tetap memberikan kenikmatan yang autentik meskipun disajikan tanpa tambahan sirup atau pemanis buatan lainnya.
Kesadaran untuk tidak sekadar mengikuti tren menjadi kunci utama dalam menjaga pola konsumsi yang sehat dan seimbang.
Membatasi konsumsi kopi berlebih juga bermanfaat untuk menjaga kualitas tidur yang baik serta menjaga stabilitas berat badan ideal.
Ads: Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Poltek Kesehatan kunjungi poltekkesmanggar.org
Tan Shot Yen menyarankan agar setiap individu mulai menikmati cita rasa asli kopi murni tanpa tambahan bahan-bahan pelengkap yang tidak perlu.
Gaya hidup sehat dapat dimulai dengan meninggalkan budaya takut tertinggal tren atau fomo dan beralih pada kebiasaan minum kopi yang lebih bertanggung jawab.[]






