RUANG MUSLIMAH

Mengembalikan Fitrah Wanita

Seluruh kebutuhan hidupnya ditanggung secara sistematis melalui jalur keluarga hingga ke tingkat negara.

Kemudahan yang diberikan oleh Islam terhadap kaum wanita ini bertujuan agar ia dapat mengoptimalkan fungsinya sebagai ibu dan pengatur rumah (ummu wa rabbatul bait).

Setiap wanita yang telah menjadi ibu akan dapat lebih fokus menjadi sekolah utama (madrasatul ula) bagi anak-anaknya.

Jikapun ia berkeinginan untuk berkiprah di luar rumah, hal tersebut tetap diperbolehkan baginya selama seluruh kewajiban utamanya di dalam rumah telah tertunaikan.

Meskipun ia lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah, peran yang dijalankannya sangatlah besar bagi peradaban.

Salah seorang tokoh bangsa, Mohammad Hatta, pernah menyatakan bahwa jika kita mendidik seorang laki-laki maka kita mendidik satu orang, namun jika kita mendidik seorang perempuan maka kita mendidik satu generasi.

Keberhasilan seorang wanita dalam mengurus rumah tangga akan mampu melahirkan generasi masa depan yang terbaik.

Belum lagi jika kiprah positifnya juga bisa memberikan manfaat bagi lingkungan di luar rumahnya.

Di dalam rumah ia sukses melahirkan generasi unggul, sementara di luar rumah ia turut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Seperti itulah cara Islam menempatkan kedudukan wanita sesuai dengan fitrahnya yang mulia.

Jikapun ia harus melangkah keluar rumah, ia melakukannya untuk menambah karya dan kebermanfaatan, bukan karena terpaksa menjadi tulang punggung keluarga.[]

Elis Irma Ratnasari, Pemerhati Generasi.

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button