INTERNASIONAL

Netanyahu Temui Trump, Bahas Iran sampai Gaza

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan belum ada keputusan final terkait Iran dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Rabu (12/2/2026).

Namun Trump menegaskan bahwa pembicaraan antara Washington dan Teheran akan terus berlanjut. Ia juga menyebut terdapat “kemajuan” dalam isu Gaza dan kawasan Timur Tengah secara umum.

“Ini pertemuan yang sangat baik. Hubungan luar biasa antara kedua negara kita terus berlanjut,” kata Trump mengenai Israel.

“Tidak ada keputusan definitif yang dicapai selain saya menegaskan bahwa negosiasi dengan Iran harus terus berjalan untuk melihat apakah kesepakatan bisa diwujudkan.”

Pertemuan ini merupakan kali keenam Trump menjamu Netanyahu di Amerika Serikat sejak awal masa jabatan keduanya pada Januari 2025. Secara total, keduanya telah bertemu tujuh kali — termasuk satu kali di Israel.

Kunjungan Netanyahu berlangsung hanya beberapa hari setelah pejabat AS dan Iran menggelar pembicaraan tidak langsung di Oman. Pertemuan tersebut bertujuan meredakan ketegangan dan mencegah potensi konfrontasi militer yang dapat meluas ke kawasan Timur Tengah.

Sementara para pemimpin Arab umumnya mendorong deeskalasi, Netanyahu berulang kali menyerukan tindakan militer lebih lanjut terhadap Iran.

Pertemuan Tertutup dan Sinyal Tekanan Militer

Kunjungan terbaru Netanyahu berlangsung secara tertutup. Seusai pertemuan, Trump melalui akun Truth Social menyebutnya sebagai “pertemuan luar biasa” dan menyatakan harapan bahwa kesepakatan dengan Iran masih bisa dicapai.

“Jika bisa, saya sampaikan kepada Perdana Menteri bahwa itu akan menjadi pilihan yang lebih baik. Jika tidak, kita akan melihat bagaimana hasilnya,” ujar Trump.

Trump sebelumnya berpihak pada Israel dalam perang 12 hari melawan Iran pada Juni lalu. Konflik tersebut berujung pada serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran dalam operasi militer yang dijuluki “Midnight Hammer”.

Dalam unggahan terbarunya, Trump mengingatkan bahwa serangan tersebut terjadi setelah pembicaraan nuklir sebelumnya gagal menunjukkan kemajuan.

“Terakhir kali Iran memutuskan bahwa mereka lebih baik tidak membuat kesepakatan, dan mereka dihantam Midnight Hammer. Itu tidak berjalan baik bagi mereka. Semoga kali ini mereka lebih rasional dan bertanggung jawab,” tulis Trump.

Sementara itu, kantor Netanyahu hanya memberikan keterangan singkat, menyatakan bahwa kedua pemimpin membahas “kebutuhan keamanan” Israel dan sepakat untuk melanjutkan koordinasi serta hubungan erat antara kedua negara.

Topik yang dibahas meliputi “negosiasi dengan Iran, Gaza, dan perkembangan kawasan,” demikian pernyataan resmi tersebut.

1 2 3Laman berikutnya
Back to top button