#Bebaskan PalestinaSUARA PEMBACA

Palestina dan Kebangkitan Umat Islam

Kepentingan mereka selalu kembali lagi pada batas-batas negara. Selama bukan negara mereka yang diserang, maka mereka tidak akan menyerang.

Persis sebagaimana yang terjadi pada Iran belakangan ini. Inilah penampakan nyata dari efek samping nation state, yakni paham nasionalisme.

Paham ini sungguh telah mengubur status saudara seiman dan seakidah. Paham ini pula yang akhirnya menjadikan umat Islam seperti buih di lautan, sebagaimana sabda Rasulullah saw. berabad-abad silam.

Di tengah kondisi warga Palestina yang semakin mengenaskan, seharusnya umat kembali bangkit. Warga Palestina pada akhirnya akan meninggal bukan hanya karena serangan, tetapi karena kelaparan, minimnya obat-obatan, dan penyakit lainnya yang menyerang.

Maka, tidak ada kata lain untuk umat Islam selain berjuang untuk bangkit. Mereka harus bangkit dari pemikiran dan bangkit dari perasaan persatuan.

Kebangkitan tersebut bukan sebatas bangkit rasa kemanusiaannya saja. Melihat kondisi Palestina hari ini, umat lain pun telah sama-sama bangkit rasa kemanusiaannya.

Maka, umat Islam harus lebih dari itu karena kebangkitan pemikiran adalah hal yang utama. Hal ini dikarenakan pemikiran akan mengubah pola sikap umat.

Kebangkitan perasaan persatuan pun akan mengubah kebutuhan umat. Umat akan menyadari pentingnya persatuan dalam satu kepemimpinan.

Umat akan kembali membuka sejarah dan mulai bergerak untuk mengembalikan kehidupan Islam. Ketika pemikiran dan perasaan tersebut telah tumbuh, maka kepentingannya kelak bukan hanya untuk Palestina namun untuk seluruh umat manusia.

Oleh karena itu, inilah saatnya untuk kembali menyuarakan kebangkitan umat Islam. Hal ini termasuk menyeru pada penguasa dan seluruh level masyarakat.

Sebagaimana Rasulullah saw. telah memberikan suri teladan dalam perjuangan kebangkitan umat. Wallahu’alam.[]

Anisa Rahmi Tania, Ibu Rumah Tangga tinggal di Sumedang.

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button