Peringati 31 Tahun Genosida Srebrenica, Ribuan Umat Islam Kenang Korban Pembantaian
“Hari ini, saat kita berhenti sejenak untuk mengingat para korban dan keluarga yang berduka, kita juga harus berkomitmen untuk melawan kekerasan dan dehumanisasi di mana pun kita menemuinya, serta menghentikan kebencian agar tidak mengakar,” ungkap Khan.
Lebih dari 100.000 orang tewas selama Perang Bosnia yang berlangsung antara 1992 dan 1995. Konflik tersebut menyusul bubarnya Yugoslavia yang memicu serangkaian pertikaian etnis dan perang kemerdekaan di antara negara-negara Balkan yang dulunya bersatu.
Dalam beberapa hari terakhir, para aktivis mulai membandingkan genosida Srebrenica dengan perang genosida Israel di Gaza saat ini. Mantan Direktur Eksekutif Human Rights Watch, Kenneth Roth, mengecam para pejabat senior Israel yang hingga kini belum dimintai pertanggungjawaban hukum atas kejahatan mereka.
“PBB minggu ini mengenang genosida di Bosnia – lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim yang terbunuh di Srebrenica pada Juli 1995. Para pemimpin genosida tersebut telah dihukum. Namun, para pelaku genosida Israel di Gaza masih bebas berkeliaran,” tulis Roth di akun X miliknya.[]
Sumber: Aljazeera.com






