NASIONAL

Ridho Rahmadi Mengundurkan Diri, Ustaz Sambo Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum Partai Ummat

Yogyakarta (Suaraislam.id) — Majelis Syura Partai Ummat resmi menerima pengunduran diri Ketua Umum Ridho Rahmadi dan Sekretaris Jenderal Taufik Hidayat sebagai bagian dari langkah konsolidasi dan penyegaran kepemimpinan di tingkat pusat. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Majelis Syura ke-8 yang digelar pada Rabu (26/8/2026) dan diumumkan melalui siaran pers pada Kamis (27/8/2026).

Dalam pernyataan resminya, Majelis Syura menegaskan bahwa penerimaan pengunduran diri kedua pimpinan eksekutif tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Partai Ummat, sekaligus menjadi bagian dari mekanisme organisasi yang sah dan konstitusional.

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat selama memimpin kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP).

“Majelis Syura menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang mendalam atas seluruh dedikasi, khidmat perjuangan, dan kontribusi nyata yang telah dicurahkan selama menakhodai kepengurusan eksekutif pusat,” demikian bunyi pernyataan resmi Majelis Syura.

Untuk menjamin keberlangsungan roda organisasi, Majelis Syura menetapkan Ansufri Idrus Sambo, yang saat ini menjabat Sekretaris Majelis Syura, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Ummat. Sementara posisi Plt Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Muhammad Sadiq.

Majelis Syura menyebut penunjukan keduanya didasarkan pada prinsip meritokrasi, integritas, dan loyalitas agar administrasi serta operasional partai tetap berjalan efektif selama masa transisi.

Meski mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum dan Sekjen, Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat dipastikan tetap berada dalam struktur kepengurusan Partai Ummat dengan penugasan baru. Menurut Majelis Syura, pergantian ini bukan bentuk perpecahan, melainkan perputaran kepemimpinan yang lazim dilakukan demi memperkuat dinamika organisasi.

Di bawah kepemimpinan pelaksana tugas, Partai Ummat menegaskan komitmennya untuk tetap mengawal visi perjuangan partai dalam menegakkan keadilan dan memberantas kezaliman di Indonesia.

Majelis Syura juga menugaskan DPP segera melakukan konsolidasi organisasi secara nasional serta memproses perubahan administratif kepengurusan kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia agar memperoleh pengesahan resmi.

Menutup pernyataannya, Majelis Syura mengimbau seluruh pengurus daerah, kader, dan simpatisan Partai Ummat di seluruh Indonesia untuk tetap solid, menjaga persatuan, serta mendukung kepemimpinan transisi demi keberlanjutan perjuangan politik partai. []

Back to top button