NUIM HIDAYAT

  • Orde Jokowi: Melawankan Kembali Pancasila dengan Islam

    Indonesianis asal Australia ini kecewa. Ia yang dulu mengharap Jokowi akan membawa Indonesia menjadi demokratis, kini berubah. Greg Fealy, profesor dari Australian National University ini…

    Read More »
  • Nasihat Natsir, Al Fatih dan Sayyidina Ali untuk Pemimpin

    Dalam hidup ini manusia perlu nasihat. Apalagi para pemimpin, mereka lebih perlu lagi. Nasihat dari ulama, cendekiawan atau pemimpin besar sebelumnya, akan menuntun langkah para…

    Read More »
  • Demokrasi Islam

    Bagi kelompok Islam yang menolak demokrasi, dua kata ini bertentangan. Demokrasi berasal dari Barat tidak bisa disatukan dengan Islam. Apakah benar demikian? Di diri umat…

    Read More »
  • Jadilah Radikal, Jangan Teroris

    Istilah radikal sebenarnya sudah mengemuka sebelum tragedi WTC 2001. Istilah ini menjadi populer setelah tragedi itu. Barat menyandingkan terorisme dan radikalisme. Istilah ini kemudian diambil…

    Read More »
  • Jokowi, Tirulah Soeharto dan Habibie

    “Seorang pemimpin tergantung inner circlenya.” (anonim) Pemerintahan Jokowi tinggal tiga tahun. Ia kini mulai mendengar suara-suara dari seberangnya. Perintahnya untuk merevisi UU ITE disambut Kapolri,…

    Read More »
  • Lebih Tinggi Mana, Ukhuwah Islamiyah atau Ukhuwah Wathaniyah?

    Pertanyaan ini sensitif. Tapi dalam hidup kita harus menjawab pertanyaan-pertanyaan sensitif seperti ini. Ide ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah bashariyah mengemuka setelah diungkap oleh almarhum Gus…

    Read More »
  • Pertarungan Media tentang Istana

    Pertarungan politik, selain berlangsung di DPR, kantor-kantor pemerintahan pusat-daerah dan lain-lain, juga berlangsung di media. Baik media ‘mainstream’ maupun media sosial. Dengan ratusan juta pengguna…

    Read More »
  • Wartawan Mujahid itu Mendului Kita

    Saya mengenal Nurbowo (almarhum) sejak mahasiswa di IPB. Tahun 90-an. Orangnya lincah, suka melucu, pintar organisasi dan senang mengaji. Gaya melucunya mirip dengan Pak AM,…

    Read More »
  • Para Penghina Nabi dan Respon Umat Islam

    Pada 9 dan 11 Januari 1918, media cetak berbahasa Jawa, Djawi Hisworo, yang terbit di Surakarta, mengeluarkan tulisan yang menghina Nabi Muhammad Saw. Artikel yang…

    Read More »
  • Membaca Lawan

    Tahun ‘96-an saya berkenalan dengan seorang wartawan senior. Waktu itu ia tiap hari berlangganan koran Kompas. Ia bangga. Kenapa? Bukan ia setuju dengan redaksi Kompas,…

    Read More »
Back to top button