Silatnas XIII Pesantren Elkisi: Merajut Ukhuwah, Menjaga Kemandirian
Mojokerto (Suaraislam.id)-Lebih dari 5.000 jamaah memadati lapangan Pesantren Elkisi, Mojokerto, dalam acara Silaturahim Nasional (Silatnas) XIII dan Tablig Akbar pada Ahad, 19 Juli 2026.
Mereka datang dari berbagai daerah dan organisasi Islam, seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Dewan Dakwah, serta komunitas dakwah lainnya. Suasana berlangsung semarak namun tetap khidmat, mencerminkan kuatnya semangat ukhuwah Islamiyah.
Dalam sambutannya, Direktur Pesantren Elkisi, KH Fathur Rohman, mengisahkan perjalanan panjang pembangunan pesantren yang sepenuhnya bertumpu pada kekuatan umat.
Seluruh pembangunan dilakukan melalui infak, wakaf, dan donasi jamaah pengajian tanpa bantuan dana dari pemerintah.
“Kami tidak ingin memberatkan pemerintah dalam pembangunan gedung di Pesantren Elkisi ini,” ujar KH Fathur Rohman.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah beberapa kali menawarkan bantuan pembangunan, termasuk perpustakaan. Namun, tawaran tersebut ditolak demi menjaga kemandirian pesantren.
Membangun Masjid Empat Lantai

Kiai Fathur menjelaskan bahwa Pesantren Elkisi tengah membangun masjid empat lantai yang saat ini baru mencapai lantai dua.
“Untuk menyelesaikan lantai dua saja kami sudah ngos-ngosan. Mudah-mudahan nanti ada bapak dan ibu yang berkenan berpartisipasi agar lantai tiga dan empat dapat segera dibangun,” tuturnya.
Lantai keempat nantinya dirancang menjadi laboratorium astronomi. Elkisi ingin melengkapi fasilitas pendidikan sains yang telah dimiliki, seperti laboratorium biologi, fisika, dan kimia.
“Kami ingin memiliki laboratorium astronomi agar para santri dapat mempelajari benda-benda langit dan planet sebagai bagian dari penguatan ilmu pengetahuan,” katanya.
Berawal dari Niat dan Keyakinan kepada Allah
Mengenang awal berdirinya pesantren sekitar 15 tahun silam, KH Fathur mengatakan bahwa saat itu Elkisi nyaris tidak memiliki apa pun selain niat dan tekad.
“Modal kami hanya niat dan tekad. Guru saya selalu mengajarkan, apabila kita melakukan sesuatu karena Allah Swt., maka Allah akan memberikan kemudahan dan jalan keluar.”
Nasihat itu selalu ia pegang. Ia pun mengingatkan jamaah akan firman Allah Swt. dalam Surah Muhammad ayat 7: “Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
“Janji Allah itu pasti. Pondok ini dibangun untuk memperjuangkan agama Allah. Karena itu, kami yakin Allah pasti akan menolong,” ujarnya disambut tepuk tangan jamaah.
Ia juga menegaskan bahwa jika niat semata-mata karena Allah Swt., tidak ada alasan untuk takut miskin.






