Silaturahmi ke Amien Rais, Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Nitip Nasihat untuk Pemimpin
Makalah tentang Daulah Islamiyah
Dalam kesempatan itu, Ustaz Ba’asyir juga menyerahkan sebuah makalah satu halaman berjudul “Umat Islam Wajib Menegakkan Daulah Islamiyah atau Negara Islam.”
Amien Rais mengakui bahwa tema tersebut merupakan isu yang selama ini memunculkan perdebatan di tengah masyarakat.
Namun, menurutnya, Ustaz Ba’asyir memandang Al-Qur’an sebagai petunjuk sepanjang zaman yang tidak mungkin diwujudkan secara instan dalam waktu satu atau dua tahun. Karena itu, menurut Amien Rais, tamunya menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman jangka panjang dalam kehidupan umat.
Berharap Surat kepada Presiden dan Pimpinan Lembaga Negara Mendapat Respons
Dalam pembicaraan tersebut, Ustaz Ba’asyir juga menyampaikan bahwa sebelumnya ia telah mengirimkan surat kepada Presiden, Wakil Presiden, Ketua DPR RI, dan Ketua MPR RI.
Menurut Amien Rais, Ustaz Ba’asyir mengaku sedikit kecewa karena surat-surat tersebut belum memperoleh balasan maupun tanda terima.
Karena itu, ia berencana berangkat ke Jakarta dalam beberapa hari mendatang untuk berusaha bertemu langsung dengan para pimpinan lembaga negara tersebut.
Ustaz Ba’asyir bahkan menanyakan kepada Amien Rais apakah ada pihak di Jakarta yang dapat membantu membuka komunikasi sehingga dirinya dapat diterima oleh Ketua DPR, Ketua MPR, bahkan Presiden.
Demokrasi Perlu Membuka Ruang bagi Berbagai Pendapat
Menanggapi hal tersebut, Amien Rais menilai bahwa kehidupan demokrasi seharusnya memberi ruang kepada semua pendapat untuk disampaikan secara terbuka.
Ia mengatakan bahwa setiap pandangan yang muncul tidak semestinya langsung ditolak atau diabaikan, tetapi perlu didengar dan dipertimbangkan.
“Siapa tahu dari berbagai pendapat itu akan muncul kebenaran yang lebih baik dan lebih mendekati kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.
Amien Rais kemudian mengutip sebuah ungkapan dalam bahasa Prancis, “Jaillit la vérité”, yang maknanya kurang lebih bahwa dari benturan berbagai pendapat akan lahir pandangan yang lebih masuk akal, lebih membumi (down to earth), lebih realistis, dan lebih bermanfaat bagi kepentingan rakyat maupun bangsa Indonesia.






