Suriah Tangkap Mantan Wakil Kepala Staf dan Komandan Angkatan Udara Era Assad
Damaskus (SI Online) – Pemerintah baru Suriah secara konsisten terus mengumumkan penangkapan sejumlah individu yang didakwa melakukan kejahatan kemanusiaan dan penyiksaan terhadap warga sipil selama perang saudara tahun 2011–2024.
Otoritas berwenang Suriah resmi mengumumkan penangkapan dua pejabat tinggi militer di era diktator Bashar al-Assad, yang masing-masing menjabat sebagai mantan wakil kepala staf dan mantan komandan angkatan udara.
“Para penjahat Jenderal Wasel Al-Owaid, wakil kepala staf, dan pilot Jenderal Ibrahim Mahla, kepala staf Divisi Udara ke-22, dua simbol rezim berdarah, sekarang berada dalam tahanan kami,” demikian diumumkan oleh Menteri Dalam Negeri Anas Khattab pada Jumat (15/05) dalam sebuah unggahan di akun X.
Menteri Dalam Negeri Anas Khattab tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai lokasi spesifik maupun kronologi penangkapan kedua jenderal tersebut.
Sebagai bagian dari upaya penegakan keadilan yang tanpa kompromi, pemerintahan baru Suriah berulang kali menangkap para kaki tangan rezim terdahulu yang terbukti melakukan kejahatan biadab terhadap warga sipil selama konflik berdarah berlangsung.
Bashar al-Assad, yang mencengkeram dan menindas Suriah selama hampir 25 tahun, akhirnya melarikan diri ke Rusia pada 8 Desember 2024 yang sekaligus menandai berakhirnya kekuasaan brutal Partai Ba’ath selama berdekade-dekade.
Pascaruntuhnya rezim lama, sebuah pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Presiden Ahmad al-Sharaa kemudian resmi dibentuk pada Januari 2025 demi memulihkan keadilan di negara tersebut.[]
sumber: Anadolu Agency






