UIKA Raih Juara 1 Lomba Debat Hukum pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80

Bogor (Suaraislam.id) – Tim mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Debat Hukum yang diselenggarakan Polresta Bogor Kota dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Penghargaan diserahkan dalam acara Olahraga Bersama dan Panggung Bhayangkara yang digelar di lingkungan Polresta Bogor Kota. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Bogor Kota Rio Wahyu Anggoro, Dandim 0606 Kota Bogor Gan Gan Rusgandara, serta sejumlah tokoh masyarakat, budayawan, pimpinan perguruan tinggi, akademisi, dan tamu undangan.
Dari pihak UIKA Bogor, penghargaan diterima oleh tim yang terdiri atas tiga mahasiswa, didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah, Hambari. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa UIKA dalam menguasai isu-isu hukum, berpikir kritis, serta menyampaikan argumentasi secara sistematis dan ilmiah.
Pada kompetisi tersebut, Universitas Pakuan meraih Juara 2, sedangkan Universitas Djuanda menempati posisi Juara 3.
Tim juara UIKA terdiri atas mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum semester dua dan semester empat yang mampu menunjukkan performa terbaik sepanjang kompetisi. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan akademik yang berkelanjutan, latihan intensif, serta semangat kolaborasi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan debat dan analisis hukum.
Prestasi ini semakin mengukuhkan kualitas Program Studi Ilmu Hukum UIKA yang telah terakreditasi Unggul. Selama ini, program studi tersebut telah melahirkan banyak lulusan yang berkiprah di berbagai bidang, mulai dari praktisi hukum, aparatur pemerintahan, akademisi, hingga profesi lainnya yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan meraih Juara 1 dalam Lomba Debat Hukum tingkat Kota Bogor ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Universitas Ibn Khaldun di berbagai ajang kompetisi.
Jika diinginkan, saya juga dapat menyusun berita ini dengan gaya yang lebih khas media massa nasional (lebih ringkas dan kuat di lead) atau gaya feature kampus yang lebih human interest. []






