Ulama Aceh dan Dewan Profesor USK Minta Presiden Tetapkan Bencana Nasional
“Perlu juga mengaktifkan sistem common logistics tracking yang terintegrasi antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan, agar aliran bantuan dapat dipantau, direspons, dan dialokasikan secara real-time sesuai kebutuhan di berbagai titik terdampak,” katanya.
Kemudian mengoptimalkan pembentukan Aid Staging Areas atau titik konsolidasi logistik di lokasi strategis (misalnya Banda Aceh, Lhokseumawe, Bener Meriah) untuk menyimpan, memverifikasi, dan mendistribusikan bantuan baik yang masuk dari dalam maupun luar negeri, termasuk memprioritaskan pemulihan jaringan komunikasi dan internet untuk mendukung koordinasi tanggap darurat.
Mereka juga meminta mempercepat pemulihan infrastruktur listrik dan telekomunikasi sebagai prioritas
utama, mengingat ketergantungan operasional tanggap darurat, komunikasi koordinasi serta keberlanjutan ekonomi lokal pada ketersediaan energi dan konektivitas.
Ia juga menambahkan perlu mempercepat pemulihan akses rute darat yang terputus, dengan prioritas pada jalur yang menghubungkan posko utama dengan wilayah terpencil serta memastikan ketersediaan transportasi darat, laut, dan udara yang memadai (termasuk helikopter dan kendaraan berat) untuk menjangkau wilayah yang benar-benar terisolasi akibat kerusakan infrastruktur. []
sumber: ANTARA






