Silaturahmi ke Amien Rais, Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Nitip Nasihat untuk Pemimpin
YOGYAKARTA (Suaraislam.id) — Ustaz Abu Bakar Ba’asyir melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh reformasi sekaligus mantan Ketua MPR RI, Amien Rais, pada Sabtu (25/7/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 25 menit tersebut, Ustaz Abu menyampaikan sejumlah pokok pikiran mengenai kondisi bangsa, pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan, serta harapan agar para pemimpin negara membuka ruang dialog terhadap aspirasi umat.
Dalam penjelasannya kepada publik usai pertemuan, Amien Rais mengatakan dirinya merasa mendapat kehormatan atas kunjungan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir yang datang didampingi tiga orang asistennya, yang menurutnya merupakan para kiai muda.
“Saya mendapat kehormatan karena Ustaz Abu Bakar Ba’asyir bersilaturahmi ke rumah saya bersama tiga orang asistennya,” ujar Amien Rais.
Menurut Amien Rais, pembicaraan selama pertemuan cukup panjang sehingga tidak mungkin disampaikan seluruhnya. Namun, ia merangkum beberapa pokok penting yang menjadi inti pembahasan.
Menyampaikan Surat Nasihat bagi Pemimpin, Ulama, dan Bangsa Indonesia
Salah satu dokumen yang dibawa Ustaz Abu Bakar Ba’asyir adalah surat nasihat yang ditujukan kepada para pemimpin negara, para ulama, dan seluruh bangsa Indonesia.
Dalam surat tersebut, Ustaz Ba’asyir menekankan pentingnya kewajiban saling mengingatkan sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur’an. Ia mengutip firman Allah Swt.:
وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ
“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” (Q.S. Adz-Dzariyat: 55)
Menurut Amien Rais, ayat tersebut menjadi dasar bahwa seorang ulama memiliki kewajiban menyampaikan nasihat, termasuk kepada para pemimpin bangsa.
Mengajak Pemimpin Menjadikan Hukum Islam sebagai Pedoman
Selain surat nasihat tersebut, Ustaz Ba’asyir juga menyerahkan tulisan singkat yang berisi ajakan kepada para penguasa negara agar kembali kepada tuntunan Allah Swt.
Tulisan itu ditujukan kepada Presiden, Wakil Presiden, Ketua DPR RI beserta para wakilnya, serta Ketua MPR RI beserta para wakilnya.
Menurut Amien Rais, Ustaz Ba’asyir berpandangan bahwa hukum Islam merupakan hukum universal yang berasal dari wahyu sehingga patut dipelajari, dipahami, dan dijadikan rujukan dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Amien Rais mengatakan bahwa Ustaz Ba’asyir meyakini bangsa Indonesia akan memperoleh banyak kebaikan apabila nilai-nilai Al-Qur’an dijadikan salah satu referensi dalam mengelola negara.
“Karena manusia adalah ciptaan Allah, tentu Allah yang paling mengetahui bagaimana manusia seharusnya mengatur kehidupannya sesuai petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah,” ujarnya, menjelaskan pandangan yang disampaikan tamunya.






