Disampaikan Juhartutik, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Lasem untuk meminta bantuan penanganan medis. “Ditindaklanjuti dengan didatangkan tenaga kesehatan dan ambulans,” kata Juhartutik.
Pihak sekolah pun terpaksa memulangkan sebanyak 1.174 murid dan 95 guru serta karyawan sekitar pukul 08.30 WIB. Adapun murid terdampak diberikan kelonggaran untuk libur sekolah hingga beberapa hari ke depan.
“Kami juga meminta orang tua murid untuk terus memantau kondisi kesehatan anak. Jika sakit, segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit. Biaya penanganan medis ditanggung pemerintah,” kata Juhartutik.
“Pihak SPPG sudah kami hubungi dan datang ke sekolah untuk bertanggung jawab,” tambahnya.
Sunarsih, ibunda salah satu murid SMAN 1 Lasem, mengatakan bahwa putranya mulai bergejala mual, muntah, dan diare pada Rabu (2/9/2026) sore sepulang sekolah. “Namun, saat ini sudah membaik,” kata Sunarsih.
Kepala Puskesmas Lasem, dr. Joko Paryanto, menyampaikan bahwa sampai saat ini total ada 21 murid yang telah menjalani pemeriksaan di Unit Gawat Darurat (UGD). Mereka bergejala keracunan makanan seperti mual, muntah, nyeri perut, dan diare.
“Sebanyak 17 siswa boleh pulang rawat jalan dan empat siswa rawat inap. Semua kondisinya baik dan tertangani dengan baik,” terang Joko.
Sementara itu, Kepala SPPG Soditan Lasem, Achmad Sholeh Syarifudin, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak SMAN 1 Lasem dan juga wali murid.
“Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, orang tua, dan para siswa. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan penanganan medis berjalan optimal tanpa membebankan biaya sepeser pun kepada korban,” kata Achmad.
SPPG Soditan Lasem pun menyatakan akan menjamin seluruh keperluan perawatan medis para korban hingga pulih.
“Semua pengobatan kami pastikan gratis dan dicover total. Kami bertanggung jawab penuh atas pemulihan kesehatan para siswa dan guru,” jelas Achmad.
Atas insiden ini, SPPG Soditan Lasem akan menggelar evaluasi menyeluruh terhadap operasional dapur dan prosedur standar operasional.






