NUIM HIDAYAT

Kekuatan Ruhiyah

Rasulullah saw telah mengingatkan pentingnya manusia (Muslim) menjaga hati, agar selalu terhubung dan mendapat kebahagiaan dari Allah SWT. Rasulullah bersabda,

أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

“Ketahuilah, dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh; jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, itu adalah hati.” (HR Bukhari Muslim)

إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَلَا إِلَى أَجْسَادِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian.” (HR Muslim)

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

“Wahai Yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR Tirmidzi)

لَا يَسْتَقِيمُ إِيمَانُ عَبْدٍ حَتَّى يَسْتَقِيمَ قَلْبُهُ

“Tidak akan lurus iman seorang hamba sampai lurus hatinya.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِن لِسَانِهِ وَيَدِهِ، وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ

“Seorang Muslim adalah yang kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya, dan seorang muhajir adalah yang meninggalkan apa yang dilarang Allah.” (HR Bukhari Muslim)

Kekuatan ruhiyah ini dimiliki bangsa Iran yang sekarang sedang bertempur dengan Amerika dan Israel. Maka jangan heran karena bangsa Iran punya kekuatan ruhiyah yang tinggi, mereka tidak takut berperang lawan AS-Israel yang mempunyai teknologi terhebat di dunia.

Dalam sejarah di tanah air, kita ingat para pahlawan kita yang tidak pernah takut melawan pasukan kafir Portugis, Jepang dan Belanda. Para pejuang kita, meski hanya berbekal keris, pedang, pisau atau bambu runcing dengan gagah perkasa tanpa takut sedikitpun berperang lawan penjajah. Hidup mulia atau mati syahid semboyan mereka.

Semangat perjuangan Islam yang tidak pernah kenal lelah dan tidak takut mati inilah yang mendorong para penjajah saat itu akhirnya hengkang dari tanah air. Semangat Laa Ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah dan Allahu Akbar ini membuat para penjajah gemetar dan akhirnya menghentikan penjajahannya di tanah air.

Bila kita menelaah perjuangan Rasulullah dan para sahabatnya, maka kekuatan ruhiyah ini ditanamkan Rasulullah sejak pertama dakwah di masyarakat. Rasulullah sendiri mendapat kekuatan ruhiyah yang hebat dari Allah SWT langsung (peristiwa Isra‘ Mi’raj). Para sahabat ditanamkan Rasulullah dalam pertama kali dakwahnya dengan memperbanyak shalat tahajud di waktu malam.

يٰٓاَيُّهَا الْمُزَّمِّلُۙ قُمِ الَّيْلَ اِلَّا قَلِيْلًاۙ نِّصْفَهٗٓ اَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيْلًاۙ اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ اِنَّا سَنُلْقِيْ عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيْلًا اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـًٔا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ اِنَّ لَكَ فِى النَّهَارِ سَبْحًا طَوِيْلًاۗ وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ اِلَيْهِ تَبْتِيْلًاۗ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيْلًا

Wahai orang yang berkelumun (Nabi Muhammad), bangunlah (untuk salat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil, (yaitu) seperduanya, kurang sedikit dari itu, atau lebih dari (seperdua) itu. Bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan perkataan yang berat kepadamu. Sesungguhnya bangun malam itu lebih kuat (pengaruhnya terhadap jiwa) dan lebih mantap ucapannya. Sesungguhnya pada siang hari engkau memiliki kesibukan yang panjang. Sebutlah nama Tuhanmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan sepenuh hati. (Allah) adalah Tuhan timur dan barat. Tidak ada tuhan selain Dia. Maka, jadikanlah Dia sebagai pelindung. (QS. al Muzammil 1-9)

Selain al Muzammil, ayat-ayat yang turun pada awal dakwah Rasulullah adalah surat al Mudatsir. Bila surat al Alaq bicara tentang kekuatan ilmu, maka surat al Muzammil dan al Mudatsir bicara tentang kekuatan ruhiyah. Kekuatan ruhiyah ditanamkan Rasulullah pada para sahabatnya, agar nanti kalau menghadapi ujian-ujian yang berat tetap tabah dan istiqamah serta tawakkal kepada Allah SWT. Allah lah yang nanti memberi pertolongan pada hamba-hambaNya yang berjuang menegakkan risalah Ilahi.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya
Back to top button