Minum Saat Makan Ganggu Pencernaan? Begini Kata Dokter
Memberikan Sinyal Kenyang
Banyak orang sengaja meminum segelas air sebelum menyantap hidangan karena percaya trik tersebut ampuh mencegah makan berlebihan.
Menurut kedua pakar kesehatan tersebut, pandangan ini memang memiliki dasar kebenaran yang bisa dibuktikan secara medis.
Blair menuturkan bahwa mengonsumsi cairan bersamaan dengan makanan membawa pengaruh signifikan terhadap tubuh.
“Hal itu dapat memengaruhi isyarat rasa kenyang dan membantumu menyadari rasa kenyang pada tingkat yang wajar,” kata dia.
Kelompok yang Harus Hindari Makan Sambil Minum
Meskipun membawa banyak manfaat, ada beberapa kondisi tertentu yang mengharuskan seseorang menghindari minum di sela-sela kunyahan.
Bagi individu yang menderita gangguan gastrointestinal atau masalah pencernaan seperti penyakit refluks gastroesofageal alias GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), kebiasaan ini sangat tidak dianjurkan.
Dokter Saraan mengungkapkan, menggabungkan cairan dengan makanan mampu memicu tekanan tambahan pada bagian perut, sehingga memperparah gejala yang muncul.
“Anda hanya meningkatkan tekanan di dalam perut, sehingga gejala refluksmu bisa memburuk,” kata dia.
Selain itu, siapa pun yang baru saja menjalani operasi lambung harus sangat berhati-hati.
Blair mengingatkan bahwa minum saat makan membuat lambung terasa penuh jauh lebih cepat.
Hal ini berisiko mengganggu pemenuhan kebutuhan gizi harian yang seharusnya didapatkan dari makanan.
“Itu dapat menyebabkan rasa kenyang terlalu dini, dan itu dapat berdampak negatif pada seberapa banyak kamu bisa makan,” ujar Blair.
Dalam situasi ini, minum sebelum atau sesudah makan menjadi pilihan yang jauh lebih aman.
Terakhir, hindari menenggak air dalam jumlah banyak saat makan, hanya karena Anda lupa minum sepanjang hari.
Blair menyarankan untuk membagi jadwal minum secara merata.
Ini sangat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi tanpa harus merasa kembung saat menyantap hidangan.
“Banyaklah minum cairan saat makan, tetapi minumlah juga sepanjang hari agar Anda tidak merasa seperti sedang menenggak air,” tutur dia.
Sumber: Kompas.com






