Nikmatnya Berislam
Jadi, menurut Al-Qur’an, selain bertugas memakmurkan dan mendamaikan dunia, manusia juga ditugaskan untuk beribadah kepada Allah. Hal ini sebenarnya merupakan tugas yang paling utama.
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat 56)
Ibadah kepada Allah sebenarnya memiliki makna yang sangat luas. Selain mengerjakan salat, zakat, dan ibadah lainnya, memakmurkan bumi juga termasuk ibadah.
Ibadah tersebut dikategorikan sebagai ibadah sosial dalam Islam. Maka, jangan heran bila Al-Qur’an mengecam keras orang-orang yang melakukan kerusakan di muka bumi.
Mereka yang melakukan pembunuhan manusia secara semena-mena dijuluki sebagai seburuk-buruk makhluk. Hal seperti itu dapat kita lihat pada perilaku para pemimpin Israel dan Amerika.
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir dari kalangan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik akan masuk ke dalam neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya. Mereka itulah seburuk-buruk makhluk.” (QS. Al-Bayyinah 6)
Sedangkan bagi orang-orang mukmin, Al-Qur’an menyatakan dalam QS. Al-Bayyinah ayat 7–8:
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ جَزَاؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ رَّضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka adalah surga Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.”
Jadi, bila para pemimpin Israel dan Amerika tidak bertobat dan masuk Islam, jelas di akhirat nanti Allah akan memasukkan mereka ke dalam neraka Jahanam. Perilaku mereka yang sadis dan brutal dalam membunuh manusia sangat wajar diganjar dengan siksaan yang pedih.
Sebaliknya, orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta tidak melakukan kezaliman akan diberikan surga oleh-Nya. Allah akan memberikan al-jannah kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan di muka bumi ini.
Semoga kita semua di akhirat nanti dimasukkan oleh Allah ke dalam surga-Nya. Kita juga berharap kedamaian dan kemakmuran di dunia ini segera terwujud.
Dengan demikian, nyatalah perbedaan antara agama yang benar yang menyebarkan kedamaian dengan agama yang salah yang mendorong kerusakan. Al-Qur’an mengingatkan dalam QS. An-Nur ayat 55:
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan Dia sungguh akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan mengganti keadaan mereka setelah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun. Dan barang siapa (tetap) kafir sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”






