#Bebaskan PalestinaOPINI

Potensi Meletusnya Intifadah Ketiga

Intifadah Ketiga bukanlah skenario yang mustahil. Kejadian ini merupakan konsekuensi logis dari kebijakan pendudukan yang selama bertahun-tahun mengabaikan hak-hak dasar rakyat Palestina, membiarkan kekerasan pemukim berjalan tanpa hukuman (impunity), dan menutup rapat semua pintu dialog.

Lebih dari 190 serangan pemukim terhadap warga Palestina terjadi setiap bulannya pada awal tahun 2026, menurut data PBB. Tepi Barat bukan lagi sekadar wilayah konflik biasa, melainkan sebuah bom waktu yang detaknya kian cepat.

Komunitas internasional, terutama negara-negara adidaya, tidak boleh lagi berpura-pura bahwa ini adalah urusan internal yang akan selesai dengan sendirinya. Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese telah menyerukan pengerahan kehadiran perlindungan internasional secara mendesak di Tepi Barat.

Namun, seruan tersebut hanya akan menjadi angin lalu jika tidak diikuti dengan tekanan politik dan ekonomi yang nyata untuk menghentikan ekspansi pemukiman serta kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim kolonial.[]

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button