SEHAT-BUGAR

Rahasia Jantung Sehat Perempuan Lansia: Kurangi Daging, Perbanyak Asupan Nabati

Jakarta (Suaraislam.id) — Perempuan pascamenopause yang menerapkan Planetary Health Diet, yakni pola makan yang mengutamakan asupan nabati, memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung.

Hal tersebut terungkap dalam studi baru yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society for Nutrition.

Menurut publikasi Health pada 20 Agustus 2026, studi itu melibatkan hampir 67.000 perempuan pascamenopause berusia rata-rata 63 tahun. Seluruh peserta tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular saat penelitian dimulai.

Para peserta diminta mengisi kuesioner untuk mengukur seberapa dekat pola makan mereka dengan Planetary Health Diet. Pola makan ini mencakup konsumsi tinggi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.

Selain itu, Planetary Health Diet membatasi konsumsi ikan, unggas, produk susu, telur, lemak tak jenuh, daging merah, daging olahan, biji-bijian olahan, serta gula tambahan.

Setelah pengisian kuesioner, para peneliti memantau kondisi kesehatan peserta untuk melihat siapa saja yang mengalami penyakit kardiovaskular dalam kurun waktu sekitar 20 tahun.

Hasil studi menunjukkan bahwa perempuan yang pola makannya paling mendekati Planetary Health Diet memiliki risiko penyakit kardiovaskular 28 persen lebih rendah. Angka ini dibandingkan dengan peserta yang pola makannya paling tidak sesuai dengan diet tersebut.

Temuan ini sejalan dengan penelitian lain mengenai pengaruh pola makan berbasis nabati terhadap penurunan faktor risiko utama penyakit jantung. Faktor tersebut meliputi penurunan kadar kolesterol, tekanan darah, dan peradangan.

Ahli gizi terdaftar asal Kanada, Sarah Glinski, menyampaikan bahwa pola makan yang sebagian besar berbasis nabati memang berkaitan erat dengan tingkat risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Namun, studi baru mengenai pengaruh penerapan Planetary Health Diet terhadap kesehatan jantung ini masih memiliki beberapa keterbatasan.

Selain belum diterbitkan dalam jurnal ilmiah dan melalui proses penelaahan sejawat (peer-review), studi ini hanya mengandalkan data laporan mandiri dari peserta sehingga berpotensi menimbulkan bias.

Meski demikian, Planetary Health Diet dinilai dapat menjadi opsi diet tinggi serat dan rendah lemak untuk mendukung kesehatan jantung.

1 2Laman berikutnya
Back to top button