SEHAT-BUGAR

Sayangi Senyummu, Hentikan Kebiasaan Merusak Gigi

Di sisi lain, frekuensi mengemil yang terlalu tinggi tanpa diimbangi pembersihan akan menumpuk sisa makanan yang berbahaya bagi kesehatan.

“Setiap camilan, terutama yang tinggi gula atau karbohidrat, memberi makan bakteri di mulut yang kemudian menciptakan asam yang menyerang enamel,” terang drg. Khalife.

Kondisi tersebut akan semakin parah jika Anda terbiasa bernapas melalui mulut, karena produksi air liur penetral asam akan berkurang drastis.

“Selain itu, bernapas melalui mulut juga dapat memengaruhi perkembangan wajah pada anak-anak dan menyebabkan masalah ortodontik,” kata drg. Sun.

5. Menggemeretakkan gigi tanpa sadar

Gesekan kuat antargigi atau bruxism saat tertidur di malam hari secara bertahap akan meratakan permukaan gigitan dan memicu nyeri rahang.

Memakai pelindung mulut khusus saat tidur adalah salah satu solusi efektif untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Sayangnya, enamel tidak beregenerasi, karena setelah gigi terkikis, mereka tidak dapat menyembuhkan dirinya sendiri,” pungkas drg. Sachar.[]

Laman sebelumnya 1 2 3
Back to top button