Selamatkan Nyawa Anak-Anak dari Serangan ‘Hate Crime’ di Islamic Center San Diego, Satpam Amin Abdullah Syahid
Pernyataan penghormatan mengalir deras untuk seorang penjaga keamanan yang gugur bersama dua korban lainnya dalam insiden penembakan brutal di Islamic Center of San Diego.
Setelah Abdullah diidentifikasi oleh berbagai laporan sebagai salah satu pria yang gugur dalam serangan tersebut, penghormatan mulai membanjiri jagat maya.
Sebuah profil Facebook yang terkait dengannya memiliki 1.800 pengikut dan mencantumkan status pernikahan Abdullah.
Unggahan terakhirnya tertanggal 13 Mei 2026, menampilkan video seekor burung elang yang bertengger di atas menara masjid, dengan takarir bertuliskan: “Burung elang di menara lagi, Allahu Akbar.”
Pada tanggal 5 Mei 2026, dia sempat menuliskan refleksi spiritualnya tentang arti kesuksesan yang sesungguhnya bagi seorang Muslim.
“Apa itu kesuksesan? Bagi banyak orang kesuksesan adalah stabilitas keuangan, reputasi baik, kecantikan, dan lain-lain. Bagi SAYA! Demi Allah, kemudian Demi Allah. Itu adalah kembali kepada Allah pencipta KITA dengan jiwa murni yang sama yang Dia pinjamkan kepadaku saat lahir,” tulis Amin Abdullah dalam unggahan Facebook miliknya.
Melalui akun Facebook tersebut, ia terpantau aktif mengunggah tulisan beberapa kali setiap bulan sejak Desember 2025 dengan konten yang berisi refleksi tentang Islam dan video dirinya saat berlatih memanah.
Di antara sekian banyak penghormatan untuk Abdullah, terdapat unggahan serupa di platform Facebook, X, dan Instagram dari cendekiawan Muslim terkemuka Amerika Serikat, Omar Suleiman, yang membagikan tangkapan layar dari salah satu unggahan terakhir Abdullah.
Dalam takarirnya, Suleiman menuliskan kalimat perpisahan yang mendalam untuk sang pahlawan.
“Saudara Amin Abdullah adalah penjaga di masjid di San Diego selama bertahun-tahun. Dia sangat berperan dalam menghentikan para penembak untuk menjangkau anak-anak hari ini. Ini adalah unggahan terakhirnya di Facebook. Pada hari-hari yang paling suci ini, semoga Allah merahmatinya dan menerimanya sebagai seorang syahid. Amin,” tulis Omar Suleiman mendoakan almarhum.
Apa yang Terjadi di Masjid San Diego?
Pihak berwenang menyatakan bahwa petugas kepolisian langsung merespons laporan mengenai adanya penembakan aktif (active shooter) di blok 7000 Eckstrom Avenue sekitar pukul 11.43 waktu setempat (18.43 GMT) dan tiba di lokasi dalam waktu empat menit.
Kepala Polisi San Diego, Scott Wahl, menjelaskan bahwa meskipun tidak ada ancaman spesifik yang ditujukan kepada Islamic Center of San Diego, pihak berwenang menemukan bukti kuat bahwa para tersangka terlibat dalam retorika kebencian yang meluas (generalised hate rhetoric).
Ia menolak memberikan rincian lebih lanjut, tetapi memastikan bahwa situasi yang mengarah pada insiden ini akan terungkap dalam beberapa hari ke depan.






