#Lawan IslamofobiaINTERNASIONALLAPSUS

Selamatkan Nyawa Anak-Anak dari Serangan ‘Hate Crime’ di Islamic Center San Diego, Satpam Amin Abdullah Syahid

Pernyataan penghormatan mengalir deras untuk seorang penjaga keamanan yang gugur bersama dua korban lainnya dalam insiden penembakan brutal di Islamic Center of San Diego.

Sebelum serangan terjadi, petugas sebenarnya sudah mencari salah satu remaja tersebut karena ibunya telah menelepon polisi karena khawatir anaknya berniat bunuh diri dan melarikan diri dari rumah.

Wahl menambahkan bahwa beberapa senjata di rumahnya dilaporkan hilang, begitu pula dengan kendaraan sang ibu yang dibawa kabur pelaku.

Pencarian menjadi sangat mendesak setelah polisi mengetahui bahwa remaja tersebut berpakaian kamuflase dan pergi bersama seorang temannya, sebuah detail yang sangat tidak biasa bagi seseorang yang disebut-sebut hendak mengakhiri hidup.

Polisi langsung mengerahkan segala teknologi yang tersedia untuk melacak remaja berusia 17 dan 18 tahun tersebut, termasuk menggunakan alat pembaca pelat nomor otomatis.

Departemen kepolisian mengirim petugas ke sebuah pusat perbelanjaan di dekat lokasi mobil yang terlacak, serta memperingatkan sebuah sekolah tempat setidaknya salah satu tersangka pernah terdaftar sebagai siswa.

Nahas, ketika petugas masih menginterogasi sang ibu mengenai tempat-tempat yang mungkin dikunjungi kedua remaja tersebut, mereka justru menerima laporan mengerikan tentang penembakan di masjid.

Pusat Islam ini merupakan masjid terbesar di San Diego County yang menaungi Sekolah Al Rashid, sebuah lembaga yang menawarkan kursus bahasa Arab, studi Islam, dan Al-Qur’an untuk siswa berusia 5 tahun ke atas.

Rekaman video udara televisi memperlihatkan lebih dari belasan anak berpegangan tangan saat dievakuasi keluar dari tempat parkir pusat Islam yang telah dikepung oleh puluhan kendaraan polisi.

Masjid ini sendiri berdiri di lingkungan yang dikelilingi oleh rumah, apartemen, pusat perbelanjaan, serta restoran dan pasar Timur Tengah.

Situs resmi Islamic Center menyebutkan bahwa misi mereka tidak hanya melayani populasi Muslim, melainkan juga untuk bekerja sama dengan komunitas yang lebih luas demi membantu kaum yang kurang beruntung, mengedukasi, dan memperbaiki bangsa.

Tempat ibadah ini menyelenggarakan salat lima waktu dan aktif berkolaborasi dengan organisasi lain serta lintas agama dalam berbagai aksi sosial.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya
Back to top button