INTERNASIONAL

Wabah Kudis dan Penganiayaan Kejam Hantam 80% Tahanan Palestina di Penjara Israel

Pelecehan dan Penghinaan

Kelompok tersebut menambahkan bahwa para tahanan wanita di Penjara Damon, Israel utara, mengalami kondisi serupa. Mereka menghadapi kelaparan, penindasan sistematis, penggeledahan tubuh, perlakuan buruk, hingga pengebirian hak-hak dasar. Otoritas penjara memanfaatkan akses layanan kesehatan dan kebutuhan pokok wanita sebagai sarana untuk merendahkan martabat mereka.

Kondisi makin memburuk seiring meningkatnya jumlah tahanan wanita, yang memperparah kelebihan kapasitas dan krisis pakaian. Beberapa tahanan wanita melaporkan mengalami kejang anggota badan, muncul benjolan di kulit, serta gatal parah yang membuat mereka tidak bisa tidur.

Masyarakat Tahanan Palestina menyatakan otoritas penjara terus membantah bahwa para tahanan wanita menderita kudis dan mengklaim gejala tersebut sekadar alergi. Padahal, pemeriksaan medis terhadap para wanita setelah dibebaskan mengonfirmasi bahwa mereka positif mengidap penyakit kulit tersebut.

Lembaga ini memperbarui desakannya kepada kelompok hak asasi manusia internasional untuk mengakhiri pembiaran atas “kejahatan yang dilakukan sistem pendudukan Israel terhadap para tahanan, yang bertujuan menghancurkan mereka secara fisik maupun psikologis.”

Menurut data Masyarakat Tahanan Palestina, lebih dari 9.300 warga Palestina saat ini mendekam di penjara-penjara Israel, termasuk sekitar 90 wanita di dalamnya.[]

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button