Zionis Israel Deportasi Dua Aktivis GSF
Sebagai bentuk perlawanan, kedua pria tersebut telah melakukan aksi mogok makan sejak awal penahanan mereka, bahkan Abu Keshek dilaporkan mulai menolak konsumsi air sejak 5 Mei.
Pemerintah Brasil, Spanyol, bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menuntut pembebasan mereka sembari mengutuk tindakan penahanan tersebut sebagai perbuatan yang melanggar hukum.
Misi utama dari GSF sendiri adalah menembus blokade zionis di Gaza demi menyalurkan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan oleh rakyat Palestina.
Sebelumnya, rezim Israel juga menjegal armada GSF pada Oktober lalu dengan menangkap dan mendeportasi lebih dari 470 orang di atas kapal, termasuk aktivis iklim Swedia, Greta Thunberg.
PBB telah memberikan peringatan keras bahwa situasi kemanusiaan di Gaza tetap dalam kondisi yang mengerikan meskipun gencatan senjata telah disepakati sejak enam bulan lalu.[]
sumber: BBC.com






