NUIM HIDAYAT

Ikhwanul Muslimin (2)

Begitulah para penguasa yang telah bergelimang dosa
Berzina, membunuh, merampok adalah dianggap biasa
Mereka menyembah syetan sejatinya
Meski KTP nya mungkin Islam di sana

Begitulah sejarah manusia
Orang-orang berilmu senantiasa berhadapan dengan penguasa yang durjana
Lihatlah sejarah para Nabi tercinta
Ibrahim berhadapan dengan Namrud durjana
Musa berhadapan dengan Firaun yang biadab kejahatannya
Muhammad berhadapan dengan penguasa Quraisy di sana

Hasan al Bana faham itu semua
Ia faham suatu hari mungkin akan dibunuh penguasa durjana
Tapi ia tenang luar biasa
Ia menyambut kematian dengan senyum di wajahnya

Begitulah pemimpin syahid yang mengerti makna dunia
Ia bukan mengejar dunia
Ia menanamkan pemahaman akhirat lebih baik dari dunia
Dunia hanya dilewati sesaat saja
Akhirat adalah selamanya

Ada 10 prinsip yang dirumuskan Hasan al Bana
Pertama, memahami Islam secara menyeluruh ya
Kedua, memahami Al-Qur’an dan Sunnah Nabinya
Ketiga, mengutamakan amal shaliha
Keempat, membersihkan jiwa
Kelima, membentuk keluarga Muslim tercinta
Keenam, membangun masyarakat yang Islami di mana saja
Ketujuh, mempersatukan umat dengan segala daya
Kedelapan, membebaskan negeri-negeri Muslim dari penjajahan musuh durjana
Kesembilan, menghidupkan kembali kekuatan dan peradaban Islam ya
Kesepuluh, menegakkan kehidupan yang berlandaskan Islam di wilayahnya

Sang Imam juga merumuskan 10 rukun baiat yang penting, yaitu pemahaman, keikhlasan, beramal, bersungguh-sungguh, pengorbanan, ketaatan, keteguhan, totalitas, persaudaraan dan kepercayaan ya

Maka meskipun dilarang keberadaannya
Buku-bukunya menyebar ke seluruh dunia
Orang tidak bisa lupa dengan kehebatan buku risalah dakwah Hasan al Bana
Orang tidak bisa lupa dengan kejeniusan buku Petunjuk Jalan Sayid Qutb tercinta

Nuim Hidayat, Direktur Forum Studi Sosial Politik

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button