Vaksin HPV Tetap Efektif bagi Wanita Pascapersalinan
Jakarta (SI Online) – Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Darrell Fernando, Sp.OG, Subsp.FER, MRCOG, MM, MARS menyatakan bahwa pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV) tetap ampuh bagi wanita yang sudah melahirkan, khususnya pada usia produktif, guna mencegah kanker serviks.
Lulusan subspesialis fertilitas dan endokrinologi reproduksi Universitas Indonesia tersebut mengungkapkan masih banyak wanita yang sudah menikah dan melahirkan di Indonesia ternyata belum mendapatkan vaksin HPV sebagai proteksi kesehatan organ reproduksi.
“It’s never too late, misalnya sudah menikah, sudah pernah berhubungan intim ngak apa-apa, cek dulu, nanti kita lihat kondisinya masing-masing. Never too late to catch up on the vaccine anyway,” kata dokter Darrell dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (25/04/2026).
HPV merupakan virus yang menular melalui aktivitas seksual dan bagi wanita yang belum terproteksi vaksin, infeksi virus ini berisiko tinggi memicu masalah kesehatan serius seperti kanker serviks atau kanker mulut rahim.
Data Globocan pada 2022 menunjukkan bahwa kanker serviks menempati posisi ketiga sebagai kanker dengan jumlah penderita terbanyak di Indonesia yang mencapai 36.964 kasus.
Upaya menekan munculnya kasus baru di masa mendatang dilakukan dengan menggalakkan pemberian vaksin HPV, terutama bagi kelompok wanita usia produktif.
Dokter Darrell menjelaskan terdapat mispersepsi di masyarakat yang menganggap wanita aman dari infeksi HPV setelah menikah dan melahirkan karena hanya memiliki satu pasangan.
Pandangan tersebut perlu diluruskan sebab HPV tetap dapat menular melalui kontak kulit meskipun seseorang tidak berganti-ganti pasangan seksual.
Bahaya muncul apabila virus HPV yang menempel pada kulit tersebut kemudian terpenetrasi melalui hubungan seksual.
“Karena semua orang yang berhubungan intim bisa terpapar oleh HPV. Persepsi yang paling berbahaya ketika orang berpikiran ‘saya kayaknya aman’, padahal tidak, makannya kita perlu vaksin,” ujar dokter Darrell.
Vaksin HPV selain mencegah kanker serviks juga efektif menangkal penyakit serius lain seperti kanker anus, kanker vagina, hingga kanker orofaringeal.
Efektivitas vaksin ini bahkan menjangkau kaum laki-laki untuk mencegah terjadinya kanker penis serta penyakit kutil kelamin.
Ads: Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Poltek Kesehatan kunjungi poltekkesbelitungtimur.org
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui berbagai program turut mendorong pemberian vaksin HPV kepada masyarakat sebagai langkah strategis eliminasi kanker serviks pada 2030.






