DAERAH

NU Garis Lurus: Haram Pilih Ketum PBNU Berpaham Liberal atau Syiah

7. Bagaimana hukum warga NU menyambut tokoh agama lain di masjid dengan iringan rebana dan salawatan?

Hukumnya: HARAM.

وَأَمَّا Kُفّارُ فَلا يُقامُ لِأَحَدٍ مِنْهُم.

“Adapun orang-orang kafir, maka orang Islam tidak boleh berdiri untuk menghormati satu pun dari orang kafir tersebut.”

Referensi: Kitab Al-Ghayah fi Ikhtisharin Nihayah, Juz 1, Halaman 92, karya Al-Imam Izzuddin bin Abdis Salam.

8. Bagaimana hukum membaca Al-Qur’an diiringi dengan musik?

Hukumnya: HARAM, bahkan hingga KUFUR.

مَن قَرَأَ القُرْآنَ عَلَى دُفٍّ أَوْ قَصَبٍ أَوْ عَلَى الإيقاعِ .. كَفَرَ.

“Barangsiapa yang sengaja membaca Al-Qur’an dengan iringan rebana, seruling, atau dengan irama musik, maka ia telah kufur.”

Referensi: Kitab An-Najmu Wahhaj fi Syarhil Minhaj, Juz 9, Halaman 81, karya Al-Imam Ad-Damiri.

9. Apa hukum mencaci maki dzuriah (anak cucu) Rasulullah saw., baik dari kalangan Sadah Ba’alawi Al-Husaini maupun dari jalur Al-Hasani?

Hukumnya: HARAM.

الطَّعْنُ فِي الأَنسابِ يَحْرُمُ.

“Mencela nasab hukumnya haram.”

Referensi: Kitab Faidhul Qadir, Juz 1, Halaman 462, karya Al-Imam Al-Munawi.

وَسَبُّ آلِ بَيْتِهِ وَأَزْواجِهِ وَأَصْحابِهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – وَتَنَقُwسُهُم حَرامٌ، مَلْعُونٌ فاعِلُهُ.

“Mencela keluarga beliau, istri-istri beliau, dan para sahabat beliau saw. serta merendahkan mereka adalah haram, dan pelakunya terlaknat.”

Referensi: Kitab As-Syifa, Juz 2, Halaman 599, karya Al-Imam Al-Qadhi Iyadh Al-Yahsubi.

Adapun dalil selengkapnya insyaallah kami cantumkan pada buku panduan dan PDF.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tim Koordinator: KH Luthfi Bashori – KH Idrus Ramli

Laman sebelumnya 1 2 3
Back to top button