NUIM HIDAYAT

Menyelami Makna Alhamdu Lillahi Rabbil Alamin

«الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.. تَفْتَتِحُ بِهَا السُّورَةُ، فَتُقِرُّ بِالْحَقِيقَةِ الْكُبْرَى الَّتِي يَقُومُ عَلَيْهَا وُجُودُ الْكَوْنِ كُلِّهِ، وَهِيَ أَنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّبُّ الْوَاحِدُ لِهَذَا الْكَوْنِ، الْمُتَفَرِّدُ بِالْخَلْقِ وَالتَّدْبِيرِ، وَالْقِيَامِ عَلَى شُؤُونِهِ، وَتَرْبِيَتِهِ وَتَوْجِيهِهِ. وَهُوَ رَبُّ الْعَالَمِينَ جَمِيعًا، لَا رَبَّ سِوَاهُ، وَلَا مُدَبِّرَ غَيْرُهُ، وَلَا قَيِّمَ عَلَى هَذَا الْوُجُودِ إِلَّا هُوَ.»

“Segala puji bagi Allah, Rabb seluruh alam… Dengan kalimat ini surat (Al-Fatihah) dibuka, yang menetapkan hakikat terbesar yang menjadi dasar seluruh keberadaan alam semesta, yaitu bahwa Allah adalah satu-satunya Rabb bagi alam ini, Yang Maha Esa dalam penciptaan dan pengaturan, yang mengurus segala urusannya, serta membina dan mengarahkannya. Dia adalah Rabb seluruh alam tanpa kecuali; tidak ada Rabb selain Dia, tidak ada pengatur selain Dia, dan tidak ada yang menegakkan eksistensi ini selain Dia.”

«وَهَذِهِ الرُّبُوبِيَّةُ لَا تَعْنِي الْخَلْقَ فَحَسْبُ، بَلْ تَعْنِي الرِّعَايَةَ الدَّائِمَةَ، وَالتَّوْجِيهَ الْمُسْتَمِرَّ، وَالتَّدْبِيرَ الشَّامِلَ لِكُلِّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ فِي هَذَا الْكَوْنِ. فَاللَّهُ لَيْسَ خَالِقًا ثُمَّ يَتْرُكُ خَلْقَهُ، بَلْ هُوَ رَبٌّ يُرَبِّي وَيُدَبِّرُ وَيُصَرِّفُ، وَيَهْدِي وَيَرْعَى فِي كُلِّ لَحْظَةٍ.»

“Rububiyah ini tidak hanya berarti menciptakan semata, tetapi juga berarti pemeliharaan yang terus-menerus, pengarahan yang berkelanjutan, dan pengaturan menyeluruh atas segala sesuatu, baik kecil maupun besar di alam ini. Allah bukan sekadar menciptakan lalu meninggalkan ciptaan-Nya, tetapi Dia adalah Rabb yang terus membina, mengatur, mengendalikan, memberi petunjuk, dan menjaga setiap saat.”

Wallahu alimun hakim. []

Nuim Hidayat, Penulis buku Sayid Qutb, Biografi dan Kejernihan Pemikirannya.




Laman sebelumnya 1 2 3 4 5
Back to top button